Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOHEADLINE

Emak-emak Balap Motor Meriahkan HUT RI di Gorontalo

×

Emak-emak Balap Motor Meriahkan HUT RI di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Balap Motor Lambat
Semarak Kemerdekaan, ada lomba motor lambat emak-emak di Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Momentum peringatan hari kemerdekaan ke-80 tahun Indonesia, menjadi hari kebahagiaan masyarakat. Di Gorontalo, dalam menyemarakkan momen kemerdekaan, pihak Pelindo Gorontalo mengelar sejumlah lomba.

Uniknya, ada lomba balapan motor khusus untuk ibu-ibu (Emak-emak). Namun balapan motor ini dilakukan secara lambat di kawasan pelabuhan Pelindo Gorontalo

Panitia Lomba Kemerdekaan, Riswanto Mukmin mengungkapkan bahwa lomba yang digelar diantaranya tenis meja, badminton, balap karung, motor lambat dan lainnya.

Menurut Riswanto, adapun peserta dalam perlombaan ini ialah karyawan Pelindo Gorontalo serta sanak keluarga.

“Jadi untuk motor lambat itu diikuti oleh putra-putri (karyawan), dan keluarga dari karyawan disini,” ujar Riswanto kepada Dulohupa, Minggu (17/08/2025).

Jelasnya, berlangsungnya lomba telah dimulai sejak Kamis (14/08/2025) kemarin.

“Kita laksanakan dihari Kamis, terus Jumat, terus final dari keseluruhan acara kita selesaikan di tanggal 17 Agustus,” tandasnya.

Riswanto berharap, bersamaan momen kemerdekaan Indonesia ini, melalui lomba-lomba yang dilaksanakan dapat lebih mempererat tali silaturahmi karyawan di PT Pelindo Gorontalo.

“Serta mempererat solidaritas untuk kedepannya akan lebih baik lagi,” ucap Riswanto.

Sementara itu, salah satu peserta lomba motor lambat perempuan yang juga menjadi pemenang podium 1 dalam lomba, Hanum Nabila mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam lomba motor lambat ini adalah kali pertama.

“Karena biasanya hanya bapak-bapak yang ikut lomba motor lambat ini kan, jadi saya sudah buktikan sama bapak-bapak sekalian bahwa saya bisa dan menang juara 1,” ungkapnya.

Hanum menjelaskan bahwa lomba yang diikutinya ini sangat seru dan asik, dimana bisa memainkan lomba motor lambat tersebut.

“Cukup memacu adrenali sih, karena harus fokus menahan setir motor kan, bagaimana tidak sampai digaris finis (lebih lambat),” tutur dia.

Terakhir, Hanum berharap pada waktu mendatang akan lebih banyak perlombaan serta lomba yang tergolong unik di hari kemerdekaan.

Reporter: Yayan