Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
EKONOMIHEADLINEKOTA GORONTALO

Harga Beras di Gorontalo Kian Melonjak, Tembus Rp17 Ribu Perkilogram

×

Harga Beras di Gorontalo Kian Melonjak, Tembus Rp17 Ribu Perkilogram

Sebarkan artikel ini
Harga Beras
Aktivitas jual beli beras di Kabupaten Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id- Harga komoditas beras di Gorontalo terus mengalami kenaikan hingga menimbulkan berbagai kekhawatiran dikalangan warga dan pedagang. Pasalnya, beras menjadi salah satu bahan pokok yang tak lepas dari kehidupan masyarakat.

Di pasar tradisional maupun pasar harian, harga beras masih cukup bervarias tergantung jenis dan kualitas. Namun, harga beras dengan kualitas baik seperti Pandan Wangi kini sudah mencapai Rp17 ribu rupiah per kilogram atau 800 ribu perkarung kemasan 50 kilogram.

“Perkilonya ada yang 17 ribu, 16 ribu dan ada yang 15 ribu, ini masih mengalami kenaikan lagi, sebelumnya cuman 14 ribu sampai 16 ribu per kilogram. Stok beras yang ada ini dari Tolai dan ada juga dari Kabila,” Ujar Salah satu pedagang beras di Kabupaten Gorontalo, Sanco.

Menurut Sanco, kenaikan harga beras karena masih minimnya ketersediaan beras dan kurangnya pasokan beras dari luar daerah di kalangan pedagang. Bahkan, Sanco mengaku kenaikan harga beras ini sudah terjadi sekitar 1 bulan lebih dan terus mengalami lonjakan.

Disamping mahalnya harga beras, Sanco justru mengaku penjualan kian berkurang lantaran jumlah pembelian warga yang ikut menurun. Kenaikan harga beras ini pun cukup berdampak terhadap daya beli masyarakat Gorontalo.

“Ada omset naik tapi sedikit, karena ketersediaan beras juga sedikit terus pembelian warga biasanya berkurang,” Pungkas Sanco.

Pedagang berharap, pemerintah dapat segera memberikan solusi dan mengendalikan ketersediaan beras di Gorontalo, sebelum harga beras kian meroket.

Redaksi