Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPEMKOT GORONTALO

Momen Haru! Wali Kota Gorontalo Angkat Pengemis jadi Anak Asuh

×

Momen Haru! Wali Kota Gorontalo Angkat Pengemis jadi Anak Asuh

Sebarkan artikel ini
Pengemis Anak
Seorang pengemis korban eksploitasi anak saat mengobrol dengan Wali Kota Gorontalo melalui video Call. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Seorang pengemis anak di bawah umur terjaring razia oleh petugas dinas Sosial dan Satpol PP Kota Gorontalo, Senin (12/5/2025).

Ia kemudian diamankan ke rumah singgah Ilomata Dinas Sosial bersama pengemis dewasa lainnya yang ikut terjaring razia.

Bocah yang harusnya duduk di bangku sekolah dasar ini menjadi korban eksploitasi, yakni dijadikan pengemis berkedok sumbangan kotak amal Masjid.

Mengetahui adanya seorang bocah laki-laki yang jadi korban eksploitasi, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dengan sigap memberikan penanganan khusus terhadap anak tersebut.

Melalui panggilan video, Adhan mengobrol dengan sang anak untuk diberikan pembinaan. Bahkan Wali Kota mengangkatnya menjadi anak asuh untuk disekolahkan. Hal ini sebagai bentuk keprihatinan dan keseriusan dalam memberikan penanganan terhadap anak-anak yang putus sekolah.

Setelah mendengar ucapan Wali Kota, sang anak tak mampu menahan tangis saat ia bakal diangkat jadi anak asuh. Namun ia mengaku masih takut dengan orangtuanya.

Pengemis menangis
Sang anak menangis usai dijanjikan akan disekolahkan oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Foto/Dulohupa

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo, Irwansyah Taha memastikan kondisi anak-anak yang dipekerjakan jadi pengemis masih berpeluang melanjutkan pendidikan.

“Tadi pak Walikota melakukan video call untuk mewawancarai langsung dengan anak yang sempat kita bawa ke rumah singgah ini. Bahkan pak Walikota menyampaikan bahwa beliau akan menampung, kalaupun mereka perlu untuk penanganan seperti anak anak putus tentu harus dipastikan mereka bisa melanjutkan sekolahnya dan bisa mengenyam pendidikan,” Ujar Kadis Sosial Kota Gorontalo, Irwansyah Taha.

Wali kota Gorontalo telah menginstruksikan segala kebutuhan anak di Kota Gorontalo harus dapat dipenuhi sebagai wujud pemenuhan hak hak dan kesejahteraan anak.

Seperti diketahui petugas gabungan Dinas Sosial dan Satpol PP Kota Gorontalo berhasil menjaring lebih dari 10 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial seperti badut jalanan, pengemis berkedok membawa kotak amal hingga gelandangan lainnya

Tim Liputan Dulohupa