Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINELINGKUNGANPEMPROV GORONTALO

Rusli Habibie Kunker di Kantor DLHK Gorontalo, Serap Aspirasi terkait Isu Lingkungan

×

Rusli Habibie Kunker di Kantor DLHK Gorontalo, Serap Aspirasi terkait Isu Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Rusli Habibie
Foto bersama Anggota DPR RI, Rusli Habibie bersama kepala-kela dinas Lingkungan se-Gorontalo bersama UPTD Kementerian Lingkungan di Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Anggota komisi XII DPR RI, Drs, Rusli Habibie M.AP melakukan kunjungan kerja (Kunker) di kantor dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, Jumat (09/5/2025). Kunjungan ini untuk menyerap aspirasi masyarakat yang ada di daerah pemilihan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan dialog tersebut dihadiri kepala dinas LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, S.STP, Sekretaris DLHK Syahbuddin Buata SE, MSi, serta turut dihadiri Kepala BKSDA Gorontalo, Kepala BPDAS Bone-Limboto, UPTD Kementerian Lingkungan di Gorontalo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Gorontalo, Kepala-kepala KPH, Forumdas, Pejabat Administrator dan Fungsional di Lingkup DLHK, serta Pemerhati Lingkungan di Gorontalo.

Dalam kesempatan itu, Kepala DLHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka mengawali sambutannya menyambut baik kunjungan kerja dari Anggota DPR RI Komisi XII. Kegiatan ini Diharapkan dimanfaatkan pihak terkait untuk menyampaikan aspirasi kepada perwakilan rakyat Dapil Gorontalo.

“Kami atas nama pimpinan dinas LHK, berterima kasih kepada bapak Haji Rusli Habibie dengan kesempatan waktunya mendatangi tempat ini. Kami juga berterima kasih kepada bapak/ibu yang bisa hadir dalam kegiatan ini,” tutur Fayzal.

“Kesediaan bapak Rusli di tempat ini, diharapkan bisa menyampaikan berbagai macam program pusat, dan berharap ada dukungan dari anggota DPR yang mewakili Gorontalo di pusat,” lanjut Kadis DLHK.

Sementara Rusli Habibie dalam sambutannya menjelaskan, kedatangannya sebagai pelayan masyarakat dalam membidangi lingkungan hidup. Rusli Habibie menyampaikan persoalan lingkungan di Gorontalo, terutama masalah sampah.

Ia mengaku sudah pernah bertemu dengan Wakil Menteri Lingkungan Hidup untuk meminta setiap Kabupaten/Kota harus punya lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

“Karena di Provinsi Gorontalo, belum semua Kabupaten punya TPA. Misalnya Boalemo yang belum ada. Menteri sangat konsen dengan lingkungan karena sampah-sampah di seluruh daerah menjadi masalah utama,” ungkapya.

“Untuk persoalan penambahan lahan di TPA Kabupaten/Kota, kita cari anggaran di pusat,” katanya.

Persoalan sampah, kata Rusli semakin memperhatinkan. Ia mencontohkan sampah banyak berserahkan di jalan GORR menjadikan pemandangan yang tidak enak dilihat. Menurutnya kesadaran masyarakat diniai kurang untuk menjaga lingkungan.

“Sebenarnya saya malu dengan kondisi GORR, meskipun saya dihujat dan dilaporkan ke KPK, katanya korupsi. Sekarang jalannya sudah dinikmati masyarakat. Masalah di jalan GORR sekarang itu, sampah dipinggir jalan,” ungkap Rusli.

Ia mendorong Camat dan kepala desa bisa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani sampah di jalan GORR.

“Jangan cuman rapat-rapat terus, kemudian tidak ada tindaklanjutnya,” tegas Rusli.

Ia juga menyentil persoalan sampah di sungai, serta hutan yang dibabat sehingga menyebabkan banjir. Banyak petani jagung yang membuka lahannya di pegunungan dan hal itu sudah pernah diingatkan sewaktu ia menjabat Gubernur Gorontalo dua periode.

“Petani jagung yang saat ini masih bermasalah dengan penghasilan. Rusli pernah mengingtkan kepada para petani bahwa, lingkungan yang rusak tidak seimbang dengan penghasilan mereka. Saya pernah naik Helikopter sampai ke Popayato, saya lihat hutan-hutan di Dulupi, Tilamuta sudah banyak yang rusak. Makanya saat hujan pasti banjir,” kata Rusli.

“Kemudian masalah sungai Bone, ini harus ditata lebih baik, karena pemicu banjir di Kota Gorontalo dan sekitarnya, masalahnya di sungai Bone. Harusnya punya waduk di Dumbaya Bulan Suwawa, tapi waktu saya menjabat Gubernur, tidak disetujui pemerintah pusat karena dianggap merusak habitat Burung Maleo,”ungkap Rusli.

Olehnya, ia menginginkan ada kajian khusus untuk penanganan lingkungan di Provinsi Gorontalo. Rusli juga merencanakan pemerhati lingkungan maupun pihak-pihak terkait akan dibawa ke gedung DPR untuk menyampaikan langsung aspirasinya.

“Saya minta ada konsep dari dinas lingkungan dengan pihak terkait, serta pemerhati lingkungan. Agar persoalan ini bisa di rapatkan di gedung DPR, kita bahas disana supaya ada solusinya,” pungkas politisi Golkar tersebut.

Disamping itu, sejumlah kepala dinas lingkungan hidup se-Gorontalo menyampaikan aspirasinya terkait kekurangan anggaran dalam hal penanganan sampah. Mereka mengharapkan anggota DPR RI Rusli Habibie bisa memperjuangkan anggaran di Pusat.

Reporter: Enda