Dulohupa.id – Siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo terpaksa belajar di bekas bangunan masjid. Bahkan sejumlah siswa terlihat hanya duduk melantai.
Aktivitas belajar mengajar di masjid sudah berjalan 4 tahun pasca gedung sekolah mereka rusak diterjang banjir.
Mirisnya proses pendidikan di sekolah itu terungkap, setelah viralnya siswa Muhamad Suleman Datau yang memilih bawa pulang makanan bergizi gratis (MBG) untuk ibunya di rumah.
Pelaksanaan program makan gizi gratis di SDN 1 Bone Raya dilaksanakan jajaran Polsek Bone Raya.
Kapolsek Bone Raya, IPDA Yahya Boudelo mengatakan, langkah awal dimulai program makan bergizi gratis ini, pihaknya memilih SDN 1 Bone Raya menjadi lokasi pertama karena para siswa hanya belajar mengajar di bangunan bekas masjid di Desa Tombulilato.
“Jadi kami Polsek itu memilih SDN 1 Bone Raya karena SD ini hanya mengunakan mesjid. Kegiatan belajar-mengajarnya itu dilakukan di mesjid,” ujar IPDA Yahya saat dihubungi Dulohupa melalui WhatsApp, Selasa (07/01/2025).

Menurut Kapolsek, sudah kurang lebih 4 tahun proses pembelajaran dilakukan di bangunan masjid. Hal ini karenakan sekolah tersebut sempat diterjang banjir hingga rusak parah.
“Jadi mereka proses belajar-mengajar itu di mesjid yang sudah tidak digunakan,” jelasnya.
Reporter: Yayan











