Dulohupa.id – Warga yang menjadi korban banjir mendatangi salah satu posko kesehatan di Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Selasa (16/7/2024).
Warga mulai anak-anak hingga orang dewasa mengeluhkan berbagai penyakit seperti demam, flu gatal-gatal hingga diare dan muntah-muntah.
Mereka dilayani berupa pemeriksaan fisik, pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian vitamin dan obat-obatan.
Tak hanya warga di pengungsian, korban banjir yang bertahan di rumah juga datang untuk berobat.
“Datang berobat, lagi sakit mencret (diare) dan muntah. Saya dan cucu yang sakit. Sudah tiga hari sakit. Kami tidak mengungsi karena buat panggung di rumah. Nanti sudah sakit pindah mengungsi,” Ujar, Warna Pa kaya, salah satu warga Desa Ilotidea yang terdampak banjir.
Sementara Kepala Puskesmas Tilango, Fatimah Mus Abdul mengungkapkan, tercatat sudah ada 393 warga kecamatan tilango terserang penyakit. Rata-rata yang terserang penyakita adalah anak-anak.
Pihak puskesmas Tilango terpaksa harus meminta bantuan tenaga kesehatan dari tiga puskesmas di kecamatan lainnya.
“Rata-rata mereka dengan keluhan gatal-gatal, demam, flu, panas dan diare. Rata-rata usia 10 tahun sampai anak remaja dan ada juga dewasa. Kita selalu memberikn obat yang tepat kepada pasien,” Tutur Fatimah.

Warga diharapkan selalu menjaga kesehatan dengan cara membersihkan diri meskipun di lokasi pengungsian.
Satu pekan dilanda banjir, sebanyak 7.113 warga mengungsi di beberapa lokasi yang disediakan pemerintah setempat.
Empat desa yang terparah banjir yakni, desa Tabumela, Tilote, Iotidea dan Tua lango.
Hingga Selasa siang, kondisi banjir mulai surut. Namun ketinggian air di permukiman warga yang ada pesisir danau Limboto masih mencapai dua meter.
Reporter: Enda












