Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOHEADLINEPERISTIWA

Tim SAR Evakuasi Nenek yang Tewas Terseret Arus Sungai Bolango

×

Tim SAR Evakuasi Nenek yang Tewas Terseret Arus Sungai Bolango

Sebarkan artikel ini
Nenek Terseret Arus
Tim SAR saat melakukan evakusi jasad nenek yang sebelumnya diduga terseret arus sungai Bolango. Foto/Basarnas

Gorontalo – Setelah melakukan upaya pencarian selama 3 hari, seorang nenek yang diduga terseret arus sungai Bolango ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Jumat (31/5/2024) sekitar pukul 09.00 Wita.

Korban diketahui bernama Denari Palo berusia 78 tahun, warga Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak Senin (27/5/2024) usai diduga hanyut di sungai Bolango yang tidak jauh dari rumahnya. Korban diduga terseret arus sungai di tengah hujan deras.

Jasad korban sudah membengkak saat ditemukan seorang nelayan di Pantai Biluhu. Warga setempat kemudian melaporkan penemuan jasad perempuan tersebut kepada tim SAR.

Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto menjelaskan, korban di temukan meninggal dunia di koordinat 0°29’3.52″N-122°45’3.55″E sekitar 35 KM dari lokasi korban terseret arus sungai. Jasad kemudian dievakuasi menggunakan Rib 01 Basarnas oleh Tim SAR Gabungan.

Sebelumnnya Tim SAR Gabungan telah melakukan Upaya pencarian dengan membagi menjadi 4 Regu terdiri dari Basarnas, Shabara Polda Gorontalo, Polsek Kota Barat, BPBD Gorontalo, FKP3D Gorontalo, IEA Gorontalo dan Keluarga Korban.

Pencarian juga menggunakan K9 Polda Gorontalo dan menggunakan Drone Thermal Basarnas Gorontalo. hingga akhirnya Tim SAR Gabungan mendapatkan info dari warga bahwa ada mayat yang terdampar di Pantai Biluhu Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo.

Selanjutnya jasad korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Molosipat W untuk dimakamkan.

Redaksi