Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEKOTA GORONTALO

Jukir di Gorontalo Tolak Penerapan Bayar Parkir Pakai Sistem QRIS

×

Jukir di Gorontalo Tolak Penerapan Bayar Parkir Pakai Sistem QRIS

Sebarkan artikel ini
Parkir Gorontalo
Suasana tempat parkir di depan Citimall Gorontalo. Foto: yayan/Dulohupa

Dulohupa.id – Sejumlah juru parkir (Jukir) di Kota Gorontalo menolak penerapan bayar parkir berbasis aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau pembayaran secara non tunai. Hal itu menangapi adanya rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Gorontalo melakukan kebijakan tersebut di tahun ini.

Menurut para jukir, dengan diterapkannya sistem aplikasi oleh pemerintah daerah nantinya akan berdampak pada penghasilan yang ada.

Seperti yang disampaikan Ato sapaan akrabnya, yang merupakan pengelola parkiran di area City Mall Gorontalo, Jumat (12/01/2024). Menurutnya, wacana penerapan parkiran berbasis aplikasi banyak ditentang dan tidak disetujui oleh para jukir.

“Tidak setuju torang (kami) dengan yang begitu (parkir berbasis aplikasi QRIS),” tegas Ato.

Baca Juga: Dishub akan Kelola 18 Titik Parkir di Kota Gorontalo yang Pakai Sistem QRIS

Salah satu persoalan juga, menurut para jukir bahwa gaji yang nantinya akan dibagikan belum pasti nominalnya, sementara ada kebutuhan hidup sehari-hari yang harus dipenuhi setiap harinya.

“Bagi saya, ini memberatkan orang-orang parkir. Karena kami ini, untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi perbulan (pembagian gaji). Cuman mo bikin siksa orang diparkir saja itu,” beber Ato, mengeluh.

“Banyak jukir di sini yang belum pegang Android,” lanjutnya lagi.

Dirinya berharap, pemerintah dapat mempertimbangkan segala bentuk kebijakan yang akan dijalankan nantinya. Terlebih keresahan para juru parkir yang ada di Gorontalo.

Reporter: Yayan