Dulohupa.id – FM (19, seorang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo tewas usai kecelakaan pada Rabu (16/11/2023) kemarin.
Awal kecelakaan maut tersebut terjadi saat pengendara sepeda motor beat Street bernomor polisi DM 2798 SR yang di kendarai Suryati Ibrahim (19) berboncengan dengan Risna Nursifa (18), tengah melintasi jalan lurus beraspal. Namun mereka merubah arah untuk belok masuk ke GOR David-Tony atau Sport Center.
“Torang so kase lampu sein mo maso Sport Center. Tiba-tiba dari belakang laju sekali dia (korban) langsung bage pa torang. Saya sempat tanya sama abang bentor kalau ada CCTV. Bisa cek lewat itu. Torang itu mo pigi latihan di Sport Center,” jelas Risna Nursifa.
Kecelakaan itu terjadi saat korban FM menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor DM 2303 JQ. FM dari arah bersamaan langsung menghantam bagian setir kanan sepeda motor didepannya yang dikendarai Suryati.
Korban tak bisa mengendakikan kendaraannya, sehingga FM jatuh ke selokan dan meninggal di tempat.
Kasat Lantas Polres Gorontalo, Iptu Irawan Kusumo melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, faktor yang mempengaruhi kecelakaan hingga merenggut nyawa tersebut diakibatkan pengendara sepeda motor honda Beat Street DM 2978 SR, berjalan merubah arah.
“Korban kecelakaan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo untuk dilakukan visum,” kata Iptu Irawan Kusumo.
Adapun tindakan yang diambil oleh pihak kepolisian adalah dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencari identitas saksi, mengamankan barang bukti serta mengevakuasi korban.
Sebelumnya, seorang mahasiswa tersebut terlibat kecelakaan pada Rabu (15/11/2023) sekitar pukul 17.35 Wita yang beralamat di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo tepatnya berada di pintu belakang Sport Center.
Informasi yang berhasil dihimpun dulohupa, korban dalam kecelakaan tersebut berjumlah tiga orang. Satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya alami luka ringan.
Reporter: Herman Abdullah











