Dulohupa.id – Yayasan Baitul Maal (YBM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wilayah Gorontalo memberikan bantuan kaki palsu kepada seorang warga Gorontalo yang menderita cacat usai alami kecelakaan.
Program cahaya kesehatan merupakan salah satu pilar YBM dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah penyerahan kaki palsu kepada salah satu masyarakat Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Nasir Minabari.
Nasir Minabari merupakan seorang warga dengan kondisi salah satu kakinya diamputasi usai mengalami kecelakaan kerja pada tahun 2021 silam. Kondisi kaki Nasir membuat dirinya tidak dapat beraktivitas sebagaimana mestinya sebagai tulang punggung keluarga.
“Kami berharap beliau yang sudah 2 tahun terakhir mengalami kecelakaan mobil dan kakinya harus diamputasi, jadi insyaallah dengan bantuan kaki palsu ini, beliau bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Kami juga berharap ini bisa menjadi salah satu bantuan yang bisa ditularkan kepada masyarakat yang lain untuk program kesehatan lainnya, biar mereka juga bisa merasakan bantuan dari YBM,” Ujar Asisten Manager Jaringan UP3 Gorontalo, Thaib Nento, Kamis (05/10/2023).
Pemberian bantuan kaki palsu kepada Nasir Minabari berawal saat pihak YBM PLN Wilayah Gorontalo melakukan penjaringan terhadap masyarakat yang mengalami kecelakaan dan belum mendapat bantuan. Dari penjaringan tersebut, YBM PLN Wilayah Gorontalo kemudian mendapatkan informasi terkait kondisi Nasir Minabari yang telah bertahun-tahun menjalani aktivitas dengan salah satu kaki teramputasi.
“Memang sudah ada beberapa kali yang datang kepada beliau untuk menawarkan jasa kaki palsu, tapi hanya habis di pengukuran dan tidak ada realisasinya. Namun setelah YBM mendapat informasi beliau, kita langsung bergerak cepat melihat kondisi beliau dan kita langsung bekerjasama dengan salah klinik di manado yang biasa menyediakan kaki palsu dan alhamdulillah saat ini sudah akan berikan,” Jelas Thaib Nento.
Thaib Nento mengungkapkan bahwa bantuan kaki palsu yang diberikan menggunakan anggaran dari YBM PLN. Dimana YBM PLN sendiri mengelola zakat harta/penghasilan dari seluruh pegawai muslim PLN.
“Setiap bulan kalau kami melakukan penawaran program langsung di suport oleh YBM pusat. Dan ini rutin kita lakukan setiap bulan, nah bulan ini kita program kesehatan, kalau yang sudah rutin itu adalah program pemberian sembako untuk penanganan stunting. Kemarin kita berikan sebanyak 100 paket di Kecamatan Tilongkabila dan program rutin lainnya itu cukup banyak,” Jelasnya.
Lebih lanjut, Thaib Nento juga mengatakan bahwa pemberian bantuan kaki palsu merupakan pertama dilakukan di Gorontalo. Dirinya berharap agar program YBM terus menyebar ke masyarakat, sehingga YBM dapat menjaring lebih banyak program yang lebih cocok dan dibutuhkan masyarakat.
Sementara itu, Nasir Minabari dan anaknya Fitriyani Minabari sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian dari pihak YBM PLN Wilayah Gorontalo yang telah memberikan bantuan kaki palsu.
“Semoga dengan adanya bantuan kaki palsu ini, ayah saya bisa beraktivitas seperti biasa dan kehidupannya normal kembali. Terutama kondisi emosional ayah saya yang beberapa tahun ini sangat terpuruk. Bahkan bukan cuman ayah saya, tapi seluruh anggota keluarga,” Tutur Nur Fitriyani Minabari.
Reporter: Kris












