Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWAPOHUWATO

Pengakuan Warga Pertama Kali Temukan Emas di Pantai Alumbango Pohuwato

×

Pengakuan Warga Pertama Kali Temukan Emas di Pantai Alumbango Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Emas Pantai Pohuwato
Warga saat melakukn aktifitas pertambangan di pesisir pantai Alumbango Desa Buhu Jaya, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.foto: Hendrik Gani

Dulohupa.id – Sudirman Palaki, seorang warga Desa Buhu Jaya, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo mengaku pertama kali menemukan butiran emas di pesisir pantai Alumbango.

Sudirman mengaku sebelumnya berniat pergi ke muara Sungai yang berlokasi di Kecamatan Marisa untuk mencari serbuk emas pada Jumat (15/9/2023). Namun ia terkendala dengan ombak yang sangat tinggi menuju muara tersebut.

Tak jadi pergi ke pesisir Muara, pria paruh baya ini kemudian dengan iseng mengambil pasir di pesisir pantai Alumbango dan setelah dicek ternyata ada kandungan emasnya.

“Saya itu mau ke lokasi yang berada di Marisa, namun disana itu muaranya berombak. Kemudian saya iseng mengambil pasir di pantai Alumbango ini, dan saya temukan ada serbuk emas. Di hari pertama itu saya dapat emas tiga batang (Kurang dari satu gram) dengan cara mendulang,” ungkap Sudirman Palaki, saat ditemui di pantai Alumbango pada Senin (18/9/2023).

Sudirman Taliki, warga yang pertama kali temukan emas di Pantai Alumbango

Pada hari berikutnya, ia kembali melakukan penambangan dengan menggunakan batok helm dengan cara memisahkan pasir yang bercampur dengan emas. Alhasil ia mendapatkan lebih dari 2 gram emas di pantai Alumbango. Aktivitas penambangan yang dilakukan Sudirman, kemudian direkam warga dan langsung dibagikan di media sosial. Sontak saja video yang memperlihatkan Sudirman sedang mengambil emas itu viral di media sosial.

Penemuan Emas
Butiran emas yang ditemukan Sudirman Taliki di pesisir pantai Alumbango Desa Buhu Jaya, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.foto: Ist

Sudriman juga mengaku, seakan tak percaya akan mendapatkan serbuk emas. Pria berprofesi tukang kebun dan penambang itu juga sebelumnya kesulitan mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tidak tau pak, mungkin itu sudah jalan tuhan, karena saya di kebun gagal panen, akibat musim kemarau, di tambang saat ini penertiban. Di hari kedua sebelum banyak orang yang tahu saya dapat enam batang (kurang dari satu gram),” ujar Sudirman.

Semenjak pertama kali dpenemuan emas oleh Sudirman Palaki, saat ini masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan aktifitas pertambangan secara manual di lokasi tersebut.

Reporter: Hendrik Gani