Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Gegara Bakar Sarang Tawon, Kantor BRI Unit Sentral Gorontalo Hampir Terbakar

×

Gegara Bakar Sarang Tawon, Kantor BRI Unit Sentral Gorontalo Hampir Terbakar

Sebarkan artikel ini
Damkar Kota Gorontalo Setelah Mematikan Sumber Api Yang Disebabkan Oleh Pembakaran Sarang Tawon. Foto/Yayan
Damkar Kota Gorontalo Setelah Mematikan Sumber Api Yang Disebabkan Oleh Pembakaran Sarang Tawon. Foto/Yayan

Dulohupa.id – Kantor BRI unit sentral dan bangunan disekitar dikelurahan Limba U1 Kota Selatan Gorontalo, hampir dilahap si jago merah. Kejadian ini bermula saat seorang pria berusia 51 tahun membakar sarang tawon (oppu), minggu (27/8/2023).

Dari keterangan Syafruddin Masaru si pelaku pembakar sarang tawon, pembakaran itu dilakukan pada sekitar jam 10 malam.

“Saya diperintah oleh seorang penanggung jawab dilokasi itu, diperintahkan untuk membakar sarang oppu karena sudah membahayakan orang sekitar,” papar Syafruddin saat ditanyai.

Kejadian ini tidak berdampak sampai ke pemukiman warga, karena cepat diantisipasi oleh Damkar kota Gorontalo.

“Sumber api dari pembakaran sarang tawon, yg merambat ke lahan disekitar pemukiman dan dapat diantisipasi oleh petugas Damkar Kota sehingga tidak meluas ke area pemukiman,” papar Moh. Lutfie Koordinator Damkar Kota Gorontalo, saat dikonfirmasi lewat via WhatsApp.

Dari keterangan dilokasi kejadian, bahwa pria berusia 51 itu sempat beradu mulut dengan salah seorang Amir mesjid yang sementara beraktivitas sekitar jam 7 malam. Menurut keterangan, bapak Syafruddin sudah diperingati untuk tidak membakar sarang tawon, karena akan berdampak kebakaran, dimana cuaca berangin pada malam itu dan ditambah lagi bangunan disekitar berdekatan.

Musim panas yang sedang terjadi di Gorontalo, memang akan berdampak negatif sampai bisa mengakibat kebakaran, ketika masyarakat tidak peduli terhadap lingkungan atau melakukan pembakaran sampah dan tidak diperhatikan.

“Kami juga dari Damkar Provinsi, sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan karena akan berdampak kerugian pada kita juga,” papar Yasmin Kasi Damkar Provinsi ke Dulohupa saat dilokasi kejadian.

Setelah api dipadamkan, pelaku pembakar sarang tawon bapak Syafruddin meminta maaf atas kejadian yang terjadi.

“Saya, meminta maaf atas kejadian ini dan kedepannya saya akan lebih berhati-hati lagi,” ungkap Syafruddin.

Reporter: Yayan