Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Pencarian Korban Tenggelam Di Sungai Bone,Terkendala Arus Sungai dan Visibility

×

Pencarian Korban Tenggelam Di Sungai Bone,Terkendala Arus Sungai dan Visibility

Sebarkan artikel ini
Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Bone, Kelurahan Botu, Dumbo Raya, Kota Gorontalo saat malam hari. Foto: Kris/Dulohupa.
Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Bone, Kelurahan Botu, Dumbo Raya, Kota Gorontalo saat malam hari. Foto: Kris/Dulohupa.

Dulohupa.id – Proses pencarian terhadap salah seorang warga Desa Huntu Selatan yang dikabarkan tenggelam di Sungai Bone, Kelurahan Botu, Dumbo Raya, Kota Gorontalo terpaksa harus dihentikan sementara akibat arus sungai yang cukup deras dan kurangnya Visibility dalan air dimalam hari.

Seorang warga Desa Huntu Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango dikabarkan tenggelam di Sungai Bone tepatnya di area jembatan Talumolo 2, Kelurahan Botu, Dumbo Raya, Kota Gorontalo pada Minggu, 27 Agustus 2023 sekitar pukul 16.15 Wita. Korban yang diketahui bernama Iwan Ibrahim (46) dikabarkan tenggelam saat dirinya bersama salah seorang rekannya tengah menjala ikan.

Namun korban yang tidak tahu berenang justru terperosot di areal sungai yang dalam dan membuat korban tenggelam dan menghilang. Sebelum korban tenggelam dan menghilang, rekan korban sempat berupaya menyelamatkan korban dengan berusaha melepaskan jala ikan yang terikat di tangan korban.

Mendengar kabar tersebut, 12 personil Basarnas Gorontalo bersama relawan Indonesia Escorting Ambulance (IEA) langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pencarian korban dengan menggunakan perahu serta melakukan penyelaman di sekitar lokasi tenggelamnya korban. Namun hingga larut malam, hasil pencarian korban masih sangat nihil.

“Begitu menerima laporan sekitar pukul 16.30 Wita, kita langsung mengerahkan personil untuk melakukan pencarian dari sore sampe malam ini. Namun hasilnya masih nihil, meskipun kita sudah melakukan pencarian semaksimal mungkin,” Ujar Kasi Ops Basarnas Gorontalo, Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama, Minggu (27/08/2023).

Lebih Lanjut, dirinya mengungkapkan selama proses pencarian tim Rescue tekendala dengan arus dibawah sungai yang cukup deras serta air yang keruh membuat Visibility atau jarak pandang penyelaman sangat terbatas dan tidak efektif. Namun selama proses pencarian, tim Rescue berhasil menemukan jala dan sepatu milik korban di pingir sungai tak jauh dari lokasi tenggelamnya korban.

“Besok akan kita lanjutkan penyisiran dari tempat kejadian sampai di seberang jembatan Talumolo itu, karena disana kita curigai ada pendangkalan. Kita nanti akan dibagi menjadi 2 tim, jadi ada tim yang melakukan penyelaman di sekitar tenggelamnya korban dan akan ada tim yang menyisir di dekat jembatan. Bahkan rencananya akan kita lakukan penyisirin sampai di jembatan kedua yang dekat pelabuhan,” Jelas Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama.

Reporter : Kris