Dulohupa.id – Setelah menerima pemaparan dari Dinas Pendidikan Gorontalo utara (Gorut) tentang format kerja Guru penggerak, Bupati Gorut Thariq Modanggu merasa optimis jika Gorut Daerah tercinta ini, akan meraih predikat Merdeka Belajar melalui progdram Guru Penggerak.
Hal ini diungkapkan Bupati saat diwawancarai usai menghadiri acara sekaligus sebagai Nara Sumber pada acara Lokakarya 7 tentang panen hasil belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 7 Gorontalo Utara yang digelar di gedung SMP Negeri 1 Kwandang, Sabtu (8/7/2023).
Menurut Bupati, bahwa dirinya dan atas nama Pemerintah Daerah mendukung dan mensuport Program Merdeka Belajar dan Siswa Penggerak di Gorontalo Utara, selain program Guru Penggerak yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan.
“Kalau ada istilah Guru Penggerak, maka yang diharapakan adalah dari program tersebut akan menghasilkan Siswa Penggerak pula demi meningkatkan kualitas pendidikan di Daerah ini,” ungkapnya.
gagasan guru penggerak yang menghasilkan Siswa penggerak ini menurutnya, dapat diterapkan dalam meningkatkan penguasaan siswa berbahasa Inggris yang dapat dilakukan melalui berbagai inovasi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
“Saya minta Dinas Pendidikan untuk segera menyusun program dan rencana penganggaran bagi pelaksanaan program Siswa Penggerak untuk tahun 2024 mendatang,” paparnya.
Bahkan secara spesifik, Bupati Thariq Modanggu berharap agar di Gorontalo Utara, para Guru Penggerak dapat menggagas Siswa Penggerak untuk penguasaan Bahasa Inggris bagi siswa melalui studi tour atau metode pembelajaran kreatif lainnya.
Untuk menunjang hal itu, Bupati berencana pada Oktober mendatang pihaknya akan mengumpulkan seluruh Guru Bahasa Inggris untuk mengkonsolidasikan dan merencanakan Guru Penggerak dan Siswa Penggerak, minimal untuk satu aspek dulu, yakni Siswa Penggerak Bahasa Inggris.
“Dinas Pendidikan tolong siapkan program dan penganggarannya ke depan, bahkan saya ingin terlibat di dalamnya” pungkasnya.
Adv/Arif












