Dulohupa.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah II Sulawesi Utara di Gorontalo mengevakuasi buaya muara yang sebelumnya ditangkap nelayan di perairan Bonggilo, Desa Pilolohuta, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (29/5/2023) kemarin.
Warga menangkap buaya berukuran 3,60 meter ini setelah masuk perangkap ikan (Sero) milik salah satu nelayan. Warga pun berhasil menyelamatkan binatang buas itu dari jeratan jaring sero dan langsung di bawa ke permukiman warga.
Kepala BKSDA Gorontalo, Syamsudin Hadju menjelaskan, pihaknya mengevakuasi buaya setelah mendapatkan laporan dari warga setempat. BKSDA pun langsung menuju TKP untuk segera mengamankan satwa yang dilindungi tersebut.
“Di lokasi penangkapan sudah diamankan warga, serta kepala desa dan kepolisian setempat. Jangan sampai ada upaya-upaya lain yang bisa menyakiti satwa ini. Sehingganya kami langsung ke lokasi,” ujar Syamsudin kepada awak media, Selasa (30/5/2023).
Selanjutnya buaya ini, kata Syamsudin, sudah dievakuasi ke tempat penangkaran sementara di kantor BKSDA. Namun pihak BKSDA akan berupaya mengembalikan buaya itu ke habitatnya.
Ia menyebut satwa-satwa di BKSD sudah semakin bertambah, sehingga tidak ada tempat penangkaran lagi untuk satwa yang baru dievakasi.
Simak Video BKSDA Gorontalo Evakuasi Buaya Muara yang Ditangkap Nelayan Monano:
“Namun kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah-pemerintah setempat yang memiliki tempat habitat buaya. Karena kami sudah kesulitan untuk menampung lagi disini karena sudah banyak. Kami akan tetap mencari tempat habitat yang efisien,” ungkap Syamsudin.
“Saat ini sudah ada enam ekor buaya di BKSDA. Kami merasa sudah kesulitan menangani satwa-satwa ini kalau semakin banyak lagi. Kami ingin buaya-buaya ini aman dari gangguan, makanya kami akan tetap mencari lokasi yang bisa membuat nyaman bagi satwa tersebut,” tandasnya.
Reporter: Enda












