Dulohupa.id – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Angesta Romano Yoyol menegaskan akan menindak tegas anggota polisi, baik anggota polda maupun polres hingga polsek di jajarannya yang membeking para penjual miras di Gorontalo.
Untuk itu Kapolda Gorontalo menghimbau, masyarakat dapat memberikan informasi yang pas dan valid ketika mendapati oknum kepolisian yang membeking para penjual miras.
“Peran masyarakat itu sangat penting dalam upaya kami memberantas miras, kalau masyarakat tidak memberikan informasi dan diam saja, kami juga sulit untuk berbuat apa-apa. Pada Selasa nanti kita juga akan melakukan pemusnahan miras yang ada di masing-masing Polres. Dimana nanti masing-masing Polres membawa miras hasil sitaan ke Polresta Gorontalo Kota untuk dimusnahkan. Untuk selanjutnya kita musnahkan lagi di Polres lain, jadi akan kita rolling,” Ujar Irjen Pol Angesta Romano Yoyol.
Kapolda Gorontalo menyebut, bahwa tindak kejahatan atau kriminal yang terjadi di Gorontalo sebagian besar karena pengaruh minuman keras.
Meskipun belum lama menjabat sebagai Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Angesta Romano Yoyol menunjukan keseriusannya dalam menyikapi persoalan miras yang marak di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan survey, bahwa penyebab tindak kriminal sebagian besar karena pengaruh miras.
“Setelah saya lihat dan perhatikan, hampir 60 persen penyebab kriminal di Gorontalo ini karena terpengaruh miras. Sehingga kita tentu tidak akan tinggal diam dan kita akan terus melaksanakan penertiban peredaran miras. Jangan ada lagi miras jenis apapun di lapangan, saya berjanji tidak akan ada setitikpun miras di Gorontalo. Ketika miras bisa kita tertibkan, pasti semua akan kondusif,” Tegas Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Angesta Romano Yoyol usai melaksanakan salat Jumat di Desa Talumopatu, Tapa, Bone Bolango.
Reporter: Kris












