Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO UTARAPEMKAB GORUT

Dinkes Gorut Gelar Evaluasi Jejaring Skrining Layak Hamil, ANC dan Stunting

×

Dinkes Gorut Gelar Evaluasi Jejaring Skrining Layak Hamil, ANC dan Stunting

Sebarkan artikel ini
Stunting Gorut
Bupati Gorut, Thariq Modanggu saat membuka kegiatan Pembentukan dan evaluasi jejaring skrining layak hamil, ANC dan Stunting tingkat Kabupaten Gorontalo Utara.

Dulohupa.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar rapat pembentukan dan evaluasi jejaring skrining layak hamil, ANC dan stunting tingkat Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2023, di Hotel Maqna Kota Gorontalo, Kamis (16/2/2023).

Sekretaris Dinas Kesehatan Gorontalo Utara, Dekson Mopili, mengatakan kegiatan itu terlaksana karena tingginya angka kematian Ibu dan Bayi saat melahirkan.

Peningkatan kasus stunting serta tingginya angka pernikahan dini juga menjadi faktor utama dilaksanakannya rapat tersebut.

Sehingganya, kata Dekson, harapan dilaksanakan rapat itu agar kegiatan skrining kepada calon pengantin, terutama calon pasangan usia subur dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.

“Tentu ini butuh dukungan dari lintas sektor terkait,” kata Dekson.

Kata Dekson, upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak selain melaksanakan penyuluhan termasuk pemberian susu, pihaknya juga sudah mengadakan pengadaan USG di setiap Puskesmas.

“Alhamdulillah pada tahun lalu, sudah ada 11 Puskesmas, itu dalam rangka penurunan angka kematian ibu kami telah mengadakan di setiap Puskesmas,” ujar Dekson.

“Masih ada 4 Puskesmas yang belum ada USG dan ini sementara diupayakan Insha Allah tahun ini kalau memungkinkan dengan anggaran yang ada tetap kami adakan,” sambung Dekson.

Dinas kesehatan juta kata Dekson, telah mengadakan antropometri, untuk pemenuhan alat pada kegiatan posyandu.

“Untuk mengukur pertumbuhan maupun perkembangan Ibu Anak ketika dilaksanakan kegiatan pemantauan status Gizi,” terang Dekson.

Sementara Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu saat membuka kegiatan itu menyebut jejaring skrining layak hamil, ANC dan stunting membutuhkan kolaborasi dan koordinasi semua pihak.

Bagi pemerintah sebagai petugas pelayanan hal itu kata Bupati, merupakan mandatory spending, urusan wajib dasar yang harus dilakukan.

Pendekatannya lanjut Bupati, memang harus multi sektor, Karena pada akhirnya data itu pasti akan merujuk pada data yang ada di Kabupaten, meskipun pelayananya berbeda-beda.

“Karena itu, menurut saya pembentukan jejaring itu menjadi sangat penting untuk mengkomunikasikan ini, apalagi perilaku ibu hamil ini juga berbeda-beda,” kata Bupati.

Untuk stunting sendiri kata Bupati, Gorontalo Utara sudah menggunakan pendekatan digital melalui aplikasi Si-Cantik.

Penginputannya lanjut Bupati, juga sudah dilakukan, termasuk pelaksanaan bimtek di Desa-desa.

“Dengan aplikasi ini penanganan atau penurunan stunting dengan intervensi sensitif maupun spesifik diharapkan semua terintegrasi,” ucap Bupati.

Adv