Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan, P3A Kabgor Gelar Dialog Publig

×

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan, P3A Kabgor Gelar Dialog Publig

Sebarkan artikel ini
Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan, P3A Kabgor Gelar Dialog Publig
Kadis P3A saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Dialog Publig dan penandatangan MoU dengan UMG terkait pembangunan sekolah perempuan.

Dulohupa.id – Sebagai salah satu upaya pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan, Dinas Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan UMG pada Sabtu (07-03-2020) melaksanakan dialog publig yang digelar di Aula UMG Desa Pentradio Timur Kecamatan Telaga Biru.

Kepada awak Media Kepalka Dinas P3A Dewi Nani menjelaskan, pelaksanaan kegiatan yang diikuti oleh sejumlah ibu rumah tangga, Dosen Perempuan dan beberapa organisasi perempuan ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan, P3A Kabgor Gelar Dialog Publig
Kepala Dinas Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Gorontalo Dewi Nani saat penandatanganan MoU dengan UMG pada Sabtu (07-03-2020) di Aula UMG.

Pasalnya dikatakan oleh Dewi Nani saat ini tidak kekerasan terhadap perempuan sangat tinggi, sehingga diharapkan dengan adanya dialog ini, akan mendapatkan solusi terbaik dalam hal mencegah, tindak kekerasan terhadap perempuan.

“Jadi ada dua kegiatan yang kita laksanbakan bekerja sama dengan UMG, IMM dan WIREG yakni kegiatan dialog publik serta penandatangn mou sekolah perempuan miskin. Dialog ini menghadirkan perempuan dari berbagai unsur mengingat paling banyak korban diskriminasi dan kekerasan adalah perempuan,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan oleh Dewi Nani, untuk penandatanganan MoU sudah dilaksanakan pada Sabtu (07-03-2020) sedangkan untuk pelaksanaan lounching sekolah perempuan akan dilaksanakan pada (21-03-2020) bertepatan dengan peringatan hari Kartini.

“Sekolah perempuan dibentuk untuk meningkatkan kesadaran, pemahan, pemberdayaan perempuan miskin,” tutupnya. (DED)