Dulohupa.id – Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Hendra S Hemeto memarahi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Titiyanto Pauweni terkait fotonya tidak terpasang di baliho saat acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Selasa (6/12/2022).
Diketahui baliho yang terpasang hanya terpampang foto Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dan Sekretaris Daerah Roni Sampir.
Wabup Hendra justru menduga hal ini memang ada unsur kesengajaan dilakukan oleh pihak penyelenggara di dalam penataan ruang yang ada di Gor David Tony.
“Ini yang jadi pertanyaan saya. Sebenarnya ada apa dengan semua ini? Baru kemarin sudah saya sampaikan dalam rapat pimpinan, hari ini terjadi lagi,” ujar Wabup Gorontalo
Sehingga kata Hendra Hemeto, seusai Kepala Dinas selesai membacakan laporannya, Hendra kemudian langsung memanggil Kepala Dinas tersebut dan mempertanyakan langsung hal itu di depan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.
“Saya pertanyakan di depan pak Bupati. Kira kira apa ngana (Kamu) pe (Punya) kesalahan ini, tidak mengakui juga. Coba lihat wajar tidak ada gambar yang terpampang di sini. Kalau mau jadikan seseorang tunggu waktunya, belum sekarang,” tanya Wabup Hendra.
Lebih lanjut Hendra Hemeto menerangkan bahwa ini ada kaitannya dengan politik. Sehingga terjadilah hal seperti ini tidak sewajarnya terjadi.
“Ini kan sudah memasuki tahun-tahun politik, makanya saya lihat arahnya ke sana. Sengaja untuk, nanti diterjemahkan sendiri,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Titiyanto Pauweni membenarkan bahwa dirinya dipanggil dan dipertanyakan oleh Wabup Hendra terkait baliho itu.
“Yang besar itu sebetulnya ada. Cuman balihonya tiba nanti sudah jam 1 malam dan sudah tidak ada yang bekerja. Jadi kita hanya pasang di luar,” kata Titiyanto Pauweni.
Tak ingin disalahkan, Titiyanto kemudian mengatakan bahwa hal ini terkait dengan pengerjaannya itu sudah di serahkan kepada tim kreatif, arena sudah menjadi tanggung jawab mereka.
“Mereka ada ketua panitianya. Seluruh acaranya itu bukan saya. Itu lebih kepada panitia,” beber Titiyanto Pauweni.
Reporter: Herman Abdullah











