Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
DPRD Kota Gorontalo

DPRD Kota Gorontalo Tekankan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret Kendalikan Inflasi

×

DPRD Kota Gorontalo Tekankan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret Kendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Inflasi
Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi, Senin (14/11/2022). Foto:Kris/Dulohupa.

Dulohupa.id – Wakil Ketua Komisi Bidang Perekonomian dan Keuangan, DPRD Kota Gorontalo, Muckhsin Brekat menekankan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo mengambil langkah-langkah kongkret kendalikan inflasi.

Menurutnya, untuk mengendalikan inflasi diperlukan adanya pengawalan ketat terhadap kegiatan masyarakat setiap harinya.

“Perlu adanya langkah-langkah edukasi masyarakat terkait bagaimana cara mengatasi laju inflasi. Apalagi ini berbarengan dengan isu Global yaitu krisis Moneter tahun depan, tentunya sangat berpengaruh dan sangat terasa itu kelangkaan pangan. Karena hampir setiap krisis moneter pasti ada kelangkaan pangan,” ucap Muchsin dalam Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Dalam upaya pengendalian inflasi di Indonesia yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Walikota Gorontalo, Senin (14/11/2022).

Rapat Koordinasi pengendalian inflasi di Indonesia, rutin setiap hari Senin dilaksanakan evaluasi oleh Menteri Dalam Negeri dengan tujuan untuk membahas langka kongkrit pengendalian inflasi di daerah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia.

Kenaikan Inflasi yang tidak stabil merupakan masalah yang dihadapi oleh  beberapa daerah di Indonesia termasuk Gorontalo, yang kemudian berdampak pada inflasi Nasional. Hal ini berakibat pada tidak stabilitasnya harga bahan pokok yang ada. Membicarakan masalah laju inflasi yang semakin hari semakin meningkat memang sudah menjadi isu yang sedang hangat saat ini.

“Khusus Kota Gorontalo memang belum terlalu menyengat inflasinya. Masih ada yang naik harganya kemudian diimbangi dengan adanya program pasar murah dan lain-lain. Dibeberapa daerah di Sulawesi inflasinya sampai 7,6%, nah ini jangan sampai terjadi di Kota Gorontalo, ” Ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Gorontalo, Muckhsin Brekat.

Kata Muckhsin, adanya praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab dan tidak sehat yang kerap dilakukan oleh para pedagang dan para penampung. Praktik demikian seperti tindakan penumpukan barang yang pada akhirnya berakibat pada kekosongan bahan-bahan di lapangan.

“Ini yang harus diantisipasi oleh pemerintah, kemudian edukasi-edukasi terkait bagaimana langkah-langkah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong. Terutama ini untuk kebutuhan harian misalnya rempah-rempah dan yang lainnya,” Tegas Muckhsin saat diwawancarai.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Gorontalo, Muckhsin Brekat juga menegaskan agar pemerintah dan masyarakat memanfaatkan banyaknya teknologi yang berkembang saat ini, terkait sistem pertanian atau bercocok tanam yang tidak memerlukan lahan yang luas.

“Itu dengan pekarangan yang kecil bisa bermanfaat dan multifungsi sehingga bisa melakukan hal-hal yang dapat menekan laju inflasi. Dengan menyediakan sistem/teknologi yang telah diedukasi oleh pemerintah dalam melakukan cocok tanam secara mandiri namum bermanfaat,” Pungkas Muckhsin.

Reporter: Kris