Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEPERISTIWA

Rumah Khusus Aspirasi Rachmad Gobel di Desa Bumbulan Diduga tidak Tepat Sasaran

×

Rumah Khusus Aspirasi Rachmad Gobel di Desa Bumbulan Diduga tidak Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Rumah Aspirasi Rachmad Gobel
Aliansi masyarakat Bumbulan saat diundang mediasi di ruang rapat DPRD Kabupaten Pohuwato. (Foto: Hendrik Gani)

Dulohupa.id – Bantuan rumah khusus yang diperjuangkan melalui aspirasi Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel yang diserahkan di Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo diduga tidak tepat sasaran. Hal itu terungkap saat sejumlah masyarakat Desa Bumbulan melakukan aksi unjukrasa di depan kantor DPRD Kabupaten Pohuwato, Kamis (1/9/2022).

Salah satu orator unjukrasa, Rein Tulen mengaku rumah yang diberikan oleh wakil ketua DPR RI Rachmad Gobel di Desa Bumbulan itu tidak disalurkan dengan baik oleh kepala desa setempat. Sebab kata Rein, yang mendapat bantuan rumah khusus tersebut bukan masyarakat kurang mampu, melainkan diberikan ke salah satu pegawai yang bekerja di Kejaksaan Negeri Pohuwato.

“Rumah khusus tersebut diserahkan kepala desa bukan kepada masyarakat yang membutuhkan, melainkan hanya diserahkan kepada salah satu pegawai di Kejaksaan Negeri Pohuwato,” ungkap Rein.

Tak hanya rumah khusus, Rein Tulen juga mengaku, banyak permasalahan yang terjadi di Desa Bumbulan tersebut, seperti pembuatan kapal penangkap ikan yang tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB).

“Bagan (Kapal penangkap ikan) uang dianggarkan pemerintah desa sekitar Rp.100 juta lebih. Tapi ternyata bodi bagan dalam pengadaan itu adalah bodi baggan bantuan dari provinsi, bukan bodi baggan yang dibelanjakan sesuai anggaran yang ditetapkan,” sambung Rein

Sementara ketua komisi lll DPRD Pohuwato, Beni Nento saat menerima massa aksi menjelaskan, permasalahan yang ditangani oleh pihaknya sendiri bukan hanya dari Desa Bumbulan saja, namun kurang lebih ada 10 aduan masuk di DPRD dari desa-desa lain yang ada di Kabupaten Pohuwato.

Terkait masalah yang ada di Desa Bumbulan sendiri, Beni mengaku akan menindaklanjutinya dengan mengawal permasalahan itu. Menurutnya oknum kepala Desa Bumbulan sudah dilaporkan di Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

“Kita akan tindaklanjuti, dan kita sama-sama mengawal permasalahan ini,” tegas Beni Nento.

Rachmad Gobel
Aliansi masyarakat Bumbulan mengguat saat melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Kejari Pohuwato. (Foto: Hendrik Gani)

Terpisah, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Pohuwato, Iwan Sofyan mengaku akan menyelidiki pegawai Kejari yang diduga menempati rumah khusus aspirasi Rachmad Gobel tersebut.

“Kami tidak tahu, nanti kita akan cari tahu siapa yang mendapatkan rumah khusus tersebut,” singkat Iwan Sofyan.

Selain di kantor DPRD Pohuwato, Aliansi masyarakat Bumbulan juga melakukan aksi unjukrasa di kantor Bupati Pohuwato, serta di kantor Kejaksaaan Negeri Pohuwato.

Reporter:  Hendrik Gani