Dulohupa.id – Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Aloe Dohong mengunjungi cagar budaya pendaratan Presiden Soekarno yang terletak di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (27/7/2022).
Dari pantauan Dulohupa di lokasi, Wamen Aloe Dohong dimentori oleh seorang perempuan untuk menerangkan sejarah singkat lokasi pendaratan Soekarno yang menggunakan pesawat Amphibi di kawasan danau Limboto tersebut.
Aloe Dohong kemudian mengecek museum dan dermaga yang menjadi tempat pendaratan presiden pertama di Indonesia itu.
Dari informasi yang didapatkan Aloe Dohong di lokasi, jumlah pengunjung di cagar budaya itu hanya bisa mencapai 100 orang selama sebulan.
“Bisa berapa banyak yang mengunjungi tempat ini,” tanya Wamen Aloe Dohong kepada sang mentor.
“Dalam akumulasi perbulan mencapai 100 pengunjung,” jawab mentor.
Wamen Aloe Dohong mengatakan bahwa, tempat ini hanya sedikit pengunjung alias sepi. Ia mendorong cagar budaya itu perlu dipromosikan.
“Ini perlu dipromosikan tempatnya dan terus dilakukan renovasi,” kata Wamen LHK RI, Aloe Dohong.
Selanjutnya Wamen LHK bersama jajaran juga melakukan penanaman pohon Malahengo di lokasi pendaratan Soekarno.
Saat akan diwawncarai awak media, Wamen LHK belum bisa berbicara banyak terkait kunjungan kerjanya di Gorontalo tersebut.
“Nanti sekalian wawancaranya besok,” ucap ajudan Wamen kepada awak media.
Diinformasikan bahwa Wamen LHK RI, Aloe Dohong akan berada di Gorontalo selama tiga hari dalam rangka kunjungan kerja. Di hari pertama dirinya baru mengunjungi dua lokasi, yakni pendaratan Ir Soekarno dan Benteng Otanaha.
Reporter: Herman Abdullah.












