Dulohupa.id – Desa Bulili, Kecamatan Duhiada’a, Kabupaten Pohuwato masuk dalam lomba Kampung Berkualitas Keluarga Berencana (KB) tingkat Provinsi Gorontalo, dengan motto kampung KB ‘Maju Berkarya’, pada Kamis, (2/6/2022) kemarin.
Wabup Suharsi berharap, penilaian Kampung KB di Desa Bulili dapat melahirkan anak-anak yang jauh dari stunting, serta keluarga yang berkualitas. Ia pun menjelaskan pencanangan kampung KB tersebut sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2016.
“Kampung KB secara nasional dicanangkan di Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, lalu kemudian ditindaklanjuti di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Pohuwato ini,” jelas Suharsi.
Untuk itu kata dia, Kabupaten Pohuwato pada tahun 2022 ini berusaha mengikuti lomba penguatan kampung keluarga berencana (KB) di tingkat provinsi, yang dinilai langsung oleh BKKBN Pusat dan perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo.
“Keikutsertaan kami dalam mengikuti lomba ini adalah untuk bagaimana mensejahterahkan masyarakat melalui pengembangan program kependudukan, keluarga berencana dan pembngunan keluarga (KKBPK), dan semoga Desa Bulili masuk sampai ke tingkat Nasional,” ucap wabup
Menurutnya, keberhasilan program KB tersebut tidak hanya ditandai dengan banyaknya penggunaan alat kontrasepsi, tetapi yang jauh lebih penting adalah terjadinya perubahan cara pandang, mental, pola sikap dan perilaku individu atau masyarakat atau termasuk didalamnya peserta didik.
“Perubahan mindset itu harus dilakukan melalui proses pendidikan baik melalui program persekolahan maupun program di luar sekolah serta program lainnya termasuk melalui kampung KB ini,”ujar Suharsi.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa didampingi Asisten Administrasi Umum Rusmiati Pakaya, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Pohuwato, Hamkawaty Mbuinga, Ketua DWP Pohuwato, Suriyati Datau R Abdjul, dan juga Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo diwakili Sekretaris, Efendy Korompot, Tim Pusat Penilai Lomba Kampung KB serta jajaran pemerintah Kecamatan Duhiada’a dan pemerintah Desa Bulili.
(Hendrik Gani)











