Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMPROV GORONTALO

Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Jadi Fokus Peningkatan Ekonomi Gorontalo 2023

×

Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Jadi Fokus Peningkatan Ekonomi Gorontalo 2023

Sebarkan artikel ini
peningkatan ekonomi
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim memberikan sambutan pada Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2023 di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Senin (18/4/2022). (F. Humas Pemprov Gorontalo)

Dulohupa.id– Sektor Pertanian, Perikanan dan Pariwisata akan menjadi sektor penting bagi Provinsi Gorontalo untuk peningkatan ekonomi tahun 2023 mendatang. Hal ini tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Gorontalo tahun 2023 mendatang.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim saat membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RKPD Provinsi Gorontalo tahun 2023 yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Senin (18/4/2022) menerangkan, Tahun 2023 pemerintah Gorontalo mengangkat empat isu utama. Yaitu, Ekonomi, Sumber daya manusia, Lingkungan hidup, dan Tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Isu tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023-2026 dan juga selaras dengan RKP Nasional.

Lebih lanjut Idris mengungkapkan, Peningkatan ekonomi berfokus pada peningkatan nilai tambah sektor pertanian, pariwisata, dan perikanan. Sedangkan untuk peningkatan sumber daya manusia upayanya melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan. Sementara itu, untuk peningkatan kualitas lingkungan akan dilakukan melalui rehabilitasi hutan dan lahan serta pengelolaan persampahan dan limbah bahan berbahaya dan beracun (b3).

“Untuk tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan pelayanan publik, akuntabilitas kinerja dan kompetensi melalui penerapan core values “Berakhlak” yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif,” Ujar Idris.

Dengan kebijakan ini Idris berharap, Laju pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada tahun 2023 bisa mencapai 6,21 persen. IPM juga meningkat menjadi 69,68 poin, kemiskinan turun pada kisaran 15 persen hingga 14,5 persen. Pengangguran turun mencapai kisaran 3,63 persen hingga 2,90 persen, dan ratio ketimpangan bisa turun hingga 0,398 poin.

Sebelumnya, Turut memberikan paparan secara langsung pada Musrengbang itu. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Deputi Bidang Kependudukan Ketenagakerjaan, Pungky Sumadi dan Kepala BPIW Kementerian PUPR Rachman Arief Dienaputra yang memberikan pemaparan melalui video konferensi.

 

 

Redaksi