Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPERISTIWA

Mahasiswa Papua di Gorontalo Tolak Daerah Otonomi Baru

×

Mahasiswa Papua di Gorontalo Tolak Daerah Otonomi Baru

Sebarkan artikel ini
Puluhan mahasiswa Papua gelar aksi damai di Kantor DPRD Kota Gorontalo, Rabu, (23/3/2020). Foto: Istimewa

Dulohupa.id – Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Papua (IPMP) Gorontalo, gelar aksi damai, di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Rabu, (23/3/2022).

Aksi damai tersebut digelar untuk menolak rencana pemerintah atas pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Papua.

Mafred Enombere, salah satu peserta aksi, mengatakan jika pembentukan DOB tersebut hanya mewakili kepentingan dari elit-elit politik yang ada di Papua, tidak mewakili kepentingan masyarakat Papua.

“DOB hanya keinginan dari elit Papua dan pemerintah pusat, bukan keinginan dari masyarakat Papua, dalam prosesnya saja tidak melibatkan aspirasi dari masyarakat Papua, jadi kami tolak dari pada hanya akan memiskinkan masyarakat Papua,” Ujarnya saat diwawancarai.

Dia juga mengatakan, yang perlu diperhatikan adalah penjaminan hak atas kebebasan berekspresi dan berpendapat, bukan pembentukan provinsi baru.

“Dengan dua propinsi saja sudah banyak lingkungan yang dirusak, apalagi dengan dibentuknya provinsi baru,” katanya lagi.

Sementara itu,Timiles Yoman, Koordinator Aksi, mengatakan, dalam aksi yang digelar tersebut mereka membawa 12 tuntutan.

“Poin-poinnya adalah kami menolak pemindahan ibu kota Puncak Papua, menghentikan rencana politik atas pemekaran 4 provinsi baru di Papua yang tidak melibatkan aspirasi Masyarakat Papua, menuntut agar pihak militer dan kepolisian menghentikan segala tindakan refresif saat peyampaian aspirasi oleh Masyaratak Papua terhadap penolakan Otsus dan DOB yang memakan korban jiwa.” Ujarnya.

Reporter: Renal Husa