Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB BONE BOLANGOPERISTIWA

Wakil Bupati Bonebol Tegur Pegawai DLH yang Hanya di Kantor

×

Wakil Bupati Bonebol Tegur Pegawai DLH yang Hanya di Kantor

Sebarkan artikel ini
Merlan Uloli saat melakukan pertemuan dengan para petugas kebersihan yang ada di Bone Bolango, siang tadi, Rabu (5/1/22) / Yudi Sespri

Dulohupa.id– Wakil Bupati Bone Bolango (Bonebol) Merlan Uloli, menegur pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang hanya menetap di kantor. Sebab menurutnya pegawai DLH harus turun di lapangan memantau para petugas kebersihan.

Merlan menyampaikan hal itu, saat melakukan pertemuan dengan para petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup yang ada di daerah tersebut, di gedung Auditorium siang tadi, Rabu (5/1/22).

Bahkan kata dia, pengawas kebersihan yang di lapangan hanya pegawai berstatus honorer, bukan pegawai dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, ia sempat mempertanyakan ke mana para ASN Dinas Lingkungan Hidup.

“Pegawai DLH itu tidak ada yang di dalam kantor. Tugas mereka itu di luar, Kalau saya lihat ini terbalik, pegawainya semua ada di dalam ruangan. Kemudian ditinggalkan hanya petugas kebersihan yang di lapangan,”ungkapnya

“Ini tidak boleh begini. Yang punya bidang khusus kebersihan lingkungan ini harus turun,”tegasnya

Selain itu, kepada petugas kebersihan yang menyapu di jalan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), juga sopir mobil truk pengangkut sampah. Diingatkan, agar bisa kompak menangani masalah kebersihan di Bone Bolango.

Sebab ia menilai, antar petugas menyapu dan petugas di mobil truk pengangkut sampah belum bersinergi dengan baik.

“Selama ini yang saya lihat di lapangan, baik ibu-ibu yang menyapu di jalan, ataupun di RTH, juga petugas pengangkut sampah di mobil truk belum kompak,” ucapnya

Dan iapun mengurai, biasa petugas yang menyapu hanya sampai pada menumpukkan sampah, lalu menunggu sampah itu diangkut oleh petugas pengangkut di mobil truk. Namun ternyata mobil truk pengangkut sampah tidak mengangkut tumpukan sampah yang kecil-kecil, mereka hanya mengangkut tumpukan sampah yang besar-besar.

“Nah, ternyata truk itu tidak mengangkut tumpukan sampah yang kecil-kecil di jalan. Yang diangkut hanya tumpukan sampah yang banyak, yang sudah berhari-hari tidak diangkat,” kata Merlan

“Bahkan kadang-kadang sampai di tempat sampah itu, sampai berhari-hari tidak diangkat. Nah ini yang harus kita perbaiki,” ketusnya lagi

Karena itu, dirinya akan mengatur petugas-petugas kebersihan itu, agar lebih bersinergi lagi dengan baik. Tidak hanya untuk petugas kebersihan saja. Kepada pengawas pun demikian.

“Nah mengapa, sudah ada petugas menyapu, sudah ada petugas mengangkut sampahnya, sudah ada pengawasnya, tapi (lingkungannya) tidak bersih. Berarti ada yang salah,” ucapnya

“Kita akan mengatur ini, setelah penyapu menumpukan sampah ke tempatnya, siapa yang akan bertugas untuk mengangkut,” tutupnya.

 

Reporter: Faisal Usuna