Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengeluarkan 22 instruksi pada rapat koordinasi penyelenggaraan pemerintahaan, pembangunan, dan kemasyarakatan di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo, Selasa (4/1/22).
Pertama, Pemkot Gorontalo berupaya memaksimalkan proses belajar mengajar hingga 100 persen di semua tingkatan baik SD, SMP, hingga swasta dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Kami berupaya ditahun ini pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan 100 persen di semua tingkatan baik SD, SMP, juga pada sekolah swasta” ujar Marten.
Kedua, Marten ingin melakukan penanganan covid-19 dengan memaksimalkan 3T dan 5M secara terintegrasi dengan pemangku kepentingan dan meningkatkan capaian cakupan vaksinasi masyarakat.
“Program ini bertujuan untuk memaksimalkan seluruh program, dengan tercapainya sikap pencegahan ini saya rasa segala tujuan akan tercapai termasuk membuka pembelajaran tatap muka 100 persen” ungkap Marten.
Ketiga, melakukan upaya penurunan angka stunting, angka kematian ibu melahirkan, angka kematian bayi dan perlindungan anak, serta pemberdayaan perempuan.
Keempat, mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan untuk mencapai universal health coverage (UHC). Kelima, melaksanakan peningkatan sistem pengelolaan air minum dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.
Keenam, mewujudkan perubahan wajah Kota Gorontalo melalui peningkatan infrastruktur perkotaan seperti peningkatan jalan, penataan drainase, dan pengentasan kawasan kumuh perkotaan. Ketujuh, melaksanakan penataan kawasan ekonomi perkotaan. Kedelapan, melakukan penyaluran bantuan sosial tepat waktu dan tepat sasaran.
Kesembilan, menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif untuk menjamin kenyamanan dan aktivitas masyarakat. Kesepuluh, menegakkan peraturan perundang-undangan serta konsisten terhadap penertiban pedagang ilegal dan liar.
Kesebelas, mengupayakan pemulihan ekonomi masyarakat melalui akselerasi dan digitalisasi UMKM dan koperasi.
Ke-12, mendorong pengelolaan keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, agar tepat waktu dan tepat sasaran dalam mencapai opini wajar tanpa pengecualian.Ke-13, melaksanakan reformasi birokrasi yang berfokus pada penataan sistem manajemen sumber daya manusia, melalui penegakan disiplin, peningkatan kinerja, dan pemberian reward dan punishment.
Ke-14, meningkatkan pelayanan publik melalui optimalisasi standar pelayanan minimal (SPM). Ke-15, memanfaatkan teknologi informasi di semua lini untuk peningkatan pelayanan publik dalam pencapaian program dan kegiatan. Ke-16, melaksanakan penanganan sampah secara komprehensif untuk menciptakan kota yang nyaman, bersih, dan sehat.
Ke-17, meningkatkan penataan lingkungan yang asri dan sejuk. Ke-18, melaksanakan pengelolaan destinasi pariwisata untuk menarik wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Ke-19, mengurangi angka pengangguran melalui pelatihan dan penyaluran tenaga kerja.
Ke-20, meningkatkan pengawasan secara intensif dan berkelanjutan guna menghindari temuan oleh aparat pemeriksa eksternal.
Ke-21, menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok dan ketersediaan pangan.
Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh seluruh jajaran OPD di lingkungan pemerintahan Kota Gorontalo tanpa terkecuali.
Reporter: Reinaldi Julfirman











