Dulohupa.id- Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie meminta agar masyarakat tak menyalahkan institusi tempat pelaku investasi bodong. Sebab menurutnya, apa yang dilakukan oleh para pelaku tidaklah mewakili institusi tempat ia bekerja.
“Itu oknum bukan institusi. (karena) dari TNI Polri, pemerintah daerah, provinsi saya dengar ada (pelakunya). Itu pribadi dan bukan institusi. Dan mereka saya dengar sudah ditangani oleh Polda siapa yang menjadi admin maupun pengurus, saya salut kepada Kapolda. Karena ini jadi bom waktu, karena sudah banyak janji-janji dan itu pribadi-pribadi,” Kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, usai menghadiri acara Partai Golkar di kecamatan Dengilo, Jumat, (24/12/2021).
Rusli juga menjelaskan dalam kondisi pandemi saat ini, tidak ada bisnis yang secara legal memberikan keuntungan dengan begitu besar hingga 30 persen. Praktik bisnis seperti itu menurut dia perlu dicurigai apalagi akan mengarah pada praktik perjudian.
“Siapa suruh mereka ikut, sudah tahu itu judi. Tidak ada bisnis sekarang labanya sampai 30 persen apalagi lagi pandemi ini. Kalo lagi enak-enak mereka terima hasil diam-diam. Begitu bermasalah unjuk rasa ke mana-mana melaporkan ke Polda segala macam,” ujarnya.
Rusli Habibie juga menyayangkan banyak warganya menjadi korban investasi bodong. Rusli mengatakan dirinya tidak mempunyai solusi dalam persoalan itu. Ia menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak kepolisian dan kejaksaan.
“Saya nggak ada solusi karena itu pribadi-pribadi bukan lembaga. Itu palingan penipuan atau segala macam saya nggak tahu, tergantung polisi penyidik sama jaksa jadi jangan salahkan siapa-siapa, salahkan diri sendiri. jual sapi jual kebun untuk investasi bodong,” ucapnya.
Dalam mencegah gejolak di masyarakat, Rusli mengatakan telah berkoordinasi dengan forkopimda untuk mencegah hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Antisipasi masalah akan diutamakan pada Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda, Danrem untuk mengantisipasi ini juga agar tidak mengganggu kamtibmas di daerah terutama kabupaten Pohuwato dan Boalemo yang banyak ikut disitu,” Ungkap Rusli Habibie.











