Dulohupa.id- Masyarakat Desa Maleo, Kecamatan Paguat mengeluhkan jaringan indihome yang tak kunjung mereka nikmat. Padahal, desa tersebut berada di jalan trans Sulawesi dan tempat berbatasan langsung dengan pusat kabupaten.
Salah satu warga Maleo, Ahmad Dai mengaku, dirinya sempat mengajukan permintaan pemasangan namun ditolak oleh pihak Telkom. Alasan pihak telkom waktu itu, belum ada pembangunan fasilitas indihome di desa tersebut.
“Saya sempat mengajukan permintaan lalu, tapi tidak bisa, alasannya belum ada pembangunan dan permintaan harus lebih dari 20 orang,” ungkapnya. Rabu (10/11).
Sambung Ahmad, terkait soal permintaan pemasangan yang kurang itu tidak tepat, karena menurutnya bagaimana bisa mengumpulkan masyarakat serentak hanya untuk memasang jaringan tersebut.
“Kalau dengan alasan hanya permintaan yang sedikit, itu tidak bisa jadi alasan. Ibaratnya bagaimana bisa ada pembeli terus tidak ada penjual,” ucapnya dengan sambil tertawa.
Meski begitu kata dia, masyarakatnya Maleo tetap saat ini sudah bisa menikmati jaringan wifi, namun dari provider lain. Hanya saja, jaringannya kerap putus. “Hampir rata-rata sekarang masyarakat disini sudah terpasang wifi, akan tetapi bukan dari indihome tapi dari provider yang lain, itu hanya dalam bentuk voucher,” sambungnya.
Ahmad lantas heran, di desa lain yang tidak terletak di jalan trans, bisa dipasang. Bahkan Hendrianto Katili juga mengaku dirinya sempat beberapa kali dipanggil untuk memasang jaringan indihome sampai ke pedalaman.
“Iya, saya juga sempat beberapa kali diajak memasang wifi sampai ke pedalaman sana, akan tetapi herannya di desa saya tidak bisa, kendati berada di jalan trans,” tutupnya.
Sementara itu, pihak telkom hingga saat ini belum juga dapat dimintai keterangan. Petinggi telkom di Pohuwato selalu tak berada di tempat ketika ditemui.
**











