Dulohupa.id- Sedikitnya 8 ribu jiwa menjadi korban amukan tiga sungai di Kabupaten Gorontalo— Sungai Marisa, Sungai Alo, dan Sungai Pohu.
Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku merincikan, 8 ribu jiwa itu yakni Kecamatan Tabongo 1.122 jiwa, Dungalio 1.049 jiwa, Limboto Barat sebanyak 5.613, dan Limboto 200 jiwa.
Nonton Video Detik-detik Banjir Bandang Terjang Kabupaten Gorontalo:
“Jadi kurang lebih hampir delapan ribuan yang terdampak banjir di empat kecamatan,” ungkap Sumanti, Jumat (5/11/2021).
Meski begitu kata Sumanti, bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus memperbaharui data di lokasi bencana.
“Kami masih melakukan pendataan mulai dari Desa, dan kecamatan yang kena dampak banjir,” ungkapnya.
Lebih lanjut kata Sumanti, pihaknya sudah menurunkan tim reaksi cepat, dan masih melakukan evakuasi, pemantauan, dan pendataan terhadap korban bencana. Ada enam kecamatan yang terdampak, terbagi dari 16 desa dan 1 kelurahan.
“Tim sudah terjun langsung untuk turun ke beberapa lokasi yang terkena bencana dan saat ini juga tim masih melakukan pendataan di beberapa desa,” ujarnya.
Terakhir Sumanti mengatakan, dari hasil laporan oleh timnya, air sudah mulai surut. Pihaknya pun sudah mulai mendistribusikan makanan dan air bersih kepada korban.
“Laporan saat ini air sudah mulai surut, kebutuhan mendesak saat ini makanan siap saji dan air bersih, serta warga yang rumahnya tidak bisa ditinggali akan disediakan tenda darurat,” tutup Sumanti.












