Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMPROV GORONTALO

Lima Calon Kabupaten Baru di Gorontalo Terima Dana Masing-masing Rp 100 Juta

×

Lima Calon Kabupaten Baru di Gorontalo Terima Dana Masing-masing Rp 100 Juta

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id-  Lima calon Daerah Otonomi Baru (DOB) di Gorontalo menerima masing-masing dana hibah Rp 100 juta dari pemerintah provinsi. Penyerahan dana itu dilakukan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie yang ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada Kamis kemarin (4/11/2021) di Villa Kencana Boalemo.

Adapun lima DOB itu yakni Kabupaten Boliyohuto, Panipi, Gorontalo Barat, Bone Pesisir, dan Kota Telaga. Tidak hanya itu, Rusli bahkan telah mencanangkan dana sebesar Rp 150 juta per-DOB meskipun jabatannya akan berakhir pada bulan Mei 2022.

Pertemuan lima komite pembentukan calon DOB di Provinsi Gorontalo bersama Gubernur Gorontalo Habibie dalam penyerahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Pemerintah Provinsi Gorontalo di Vila Kencana Boalemo, Kamis (4/11/2021). Masing – masing DOB yakni Kabupaten Boliyohuto, Panipi, Gorontalo Barat, Bone Pesisir, dan Kota Telaga menerima hibah sebesar Rp100 juta. (Foto: Salman).

 

Ia berharap terwujudnya lima DOB akan segera tercapai dan anggaran hibah yang diberikan digunakan sesuai kebutuhan. “Walaupun jabatan saya dengan Pak Idris Rahim akan berakhir pada bulan Mei, saya sudah dicanangkan lagi Rp150 juta per daerah otonomi baru. Dan juga penggunaan anggaran hibah ini betul – betul sesuai sasaran,” ungkap Rusli.

Gubernur dua periode ini juga berpesan agar lima DOB ini nantinya harus mengedepankan pelayanan yang baik pada masyarakat. Ia memberikan contoh Kabupaten Gorontalo Utara yang tersohor saat melakukan pemekaran.

Selanjutnya, Rusli mengutarakan rencananya yang akan melakukan roadshow sebelum Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, berkunjung kembali pada tanggal 16 November 2021 di lima DOB untuk melihat kesiapan masing – masing daerah.

“Saya mohon teman – teman kedatangan komisi dua ini kita sudah siap dengan segala macam termasuk proposal, jumlah penduduk, sumber daya alam, dan sumber daya manusia. Apa yang menjadi kekurangan itu diharapkan agar dipenuhi semua,” ungkap Rusli.

**