Dulohupa.id- Banjir bandang yang menerjang Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo menyebabkan puluhan warganya memilih mengungsi ke dataran tinggi.
Pantauan Dulohupa.id, banjir dengan arus deras menerjang permukiman warga sejak sore tadi. Hingga pukul 23.00 WITA, arus deras belum juga surut. Air yang menggenangi jalanan bahkan menyebabkan kemacetan. Beberapa warga ada yang mengungsi ke masjid yang dianggap aman.
Korban banjir, Erwin Mokodongan (16) asal Desa Haya-Haya, Kecamatan Tibawa mengatakan, meski sejak sore tadi, namun hingga saat ini ia belum juga mendapatkan bantuan makanan dari pemerintah setempat.
“So dari sore ini pak keadaan banjir begini, terpaksa saya so mengungsi dengan keluarga di masjid,” ungkap Erwin saat ditemui Dulohupa.id di lokasi, Kamis (04/10) malam.
“Belum ada bantuan yang datang pak, makan siap saji juga belum ada, semoga petugas akan segera memberikannya,” tambah dia.
Hal senada juga yang dikatakan Pam S Lauli (86) ia mengaku, ini banjir pertama kali yang ia anggap parah.
“Hujan mulai dari jam enam sore. Air naik mungkin dari jam begitu, tinggi air sudah mencapai satu meter masuk kedalam rumah warga,” tutupnya.
Saat berita ini dirilis, petugas BPBD, TNI, dan Polri tengah melakukan evakuasi warga di lokasi.
**











