Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PERISTIWA

Karena Ini, Pemkab Gorontalo Rencanakan Relokasi Polres Gorontalo

×

Karena Ini, Pemkab Gorontalo Rencanakan Relokasi Polres Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Bangunan Polres Gorontalo usai kena dampak banjir bandang/Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo berencana merelokasi Polres Gorontalo di daerah yang aman dari banjir. Hal ini diutarakan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat konferensi pers di halaman Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (04/10). 

Nelson mengatakan, semenjak ia jadi Bupati Gorontalo, ia melihat bahwa lokasi Polres Gorontalo yang sekarang tidak lagi layak. Ada setidaknya tiga alasan yang melatarbelakangi alasan Nelson tersebut. 

Pertama, lokasinya saat ini sempit, kedua bangunan Polres Gorontalo kini sudah tua, dan terakhir rawan diterjang banjir. Terbukti, kemarin beberapa kali diterjang banjir bandang dengan skala besar. 

“(Karena itu) kami (pemerintah) mencari jalan keluar dan berencana untuk memindahkan Polres Gorontalo. Kami juga sudah memberitahukan ke pihak Polda Gorontalo, Insyaallah minggu ini akan ketemu untuk melakukan relokasi lahan,” ujar Nelson. 

Nelson merencanakan untuk merelokasi Polres Gorontalo ke lokasi eks Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo. Seperti dijelaskan, bahwa lokasi tersebut memiliki luas 6 Ha. 

“Bahkan sudah ada bangunan yang bisa di gunakan di situ, tinggal kantornya yang mungkin akan di bangun bersama,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini juga, pihaknya akan membahas model bangunan. Kemudian setelah itu, jika Polres Gorontalo berhasil direlokasi, maka lokasinya yang sekarang akan digunakan untuk pusat perbelanjaan. 

“Kalau sudah fix itu pembicaraannya dan pembangunannya, maka saya berencana bangunan itu akan dibuat pusat perbelanjaan Limboto dan rumah sakit swasta di situ,” jelasnya. 

Berbeda dengan bupati, Kapolres Gorontalo, AKBP Ahmad Pardomuan mengungkapkan, bahwa sebetulnya lokasi Polres Gorontalo masih layak ditempati. Soal banjir kemarin kata dia, hanya persoalan tanggul di belakang polres yang jebol. 

“Kalau menurut saya Polres Gorontalo ini masih layak ditempati, cuman hanya saja kena imbasnya dari tanggul yang bocor di belakang,” tegasnya. 

Namun tak ada yang salah dengan rencana relokasi tersebut, hanya saja ia menilai bahwa relokasi akan memakan waktu yang cukup panjang, dan tentu harus ada kajian baik dari Polda Gorontalo maupun Mabes Polri. 

“Kalau untuk di relokasi ke tempat lain, pastinya ada kajian dari Mabes Polri,” tutup Ahmad.**