Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19PERISTIWA

Warga Leato Mengeluh, Sudah Dua Bulan Tak Dapat Bukti Vaksinasi

×

Warga Leato Mengeluh, Sudah Dua Bulan Tak Dapat Bukti Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
Ilustasi

Dulohupa.id-Sejumlah warga Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo mengeluh karena belum mendapatkan tanda bukti telah vaksinasi Covid-19. Hal itu seperti yang diungkapkan Warni Djinaba pada Jumat tadi, (3/9/.2021).

Kepada dulohupa.id ia mengaku, sudah menjalani vaksinasi sejak 5 Juli 2021 kemarin, namun hingga awal September ini, ia tak kunjung mendapatkan bukti vaksinasi tersebut, baik dalam bentuk kartu maupun dalam bentuk dokumen lainnya. 

“Bukannya apa-apa, Pak. kami ini sudah mau divaksin tapi kenapa setelah divaksin kami sudah tidak dihubungi lagi untuk bisa dapatkan bukti vaksin” lanjutnya.

Karena itu, Warni mengaku kecewa dengan sikap petugas kesehatan setempat. Sebab, hanya mengejar target vaksinasi, namun mengabaikan kewajibannya memberikan bukti vaksinasi kepada masyarakat. Padahal, bukti itu nantinya akan digunakan dalam mengurus beberapa hal. 

Tidak hanya dirinya, ia pun mengaku banyak kerabatnya yang mengalami hal yang sama. Hanya saja, mereka takut mengeluhkan hal itu. 

“Banyak, Pak, yang bernasib sama seperti saya di Wilayah Leato, tapi mereka takut mengeluh. Kami juga sudah beberapa kali ke Puskesmas Dumbo Raya tapi ini hanya berlarut-larut sampai sudah dua bulan tidak ada perkembangan” tutup Warni.

Sementra itu, Kepala Puskesmas Dumbo Raya, Fadli Biki menyatakan, bahwa ini hanya kesalahpahaman saja. Pihaknya sudah mengupayakan untuk bisa mendaftarkan warga yang tidak memiliki handphone android.

“Sehingganya kebanyakan warga harus memakai akun email dari petugas lapangan. Alhasil, regulasi pun berubah yang mana satu email hanya untuk satu nama saja.” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan akan segera menyelesaikan kesalahpahaman ini. Pihaknya akan kembali mendata warga yang belum mengantongi bukti vaksinasi.

Melansir Kompas.com, juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, peserta vaksinasi yang belum memperoleh sertifikat dapat mengakses laman pedulilindungi.id. 

Bila sertifikat vaksinasi belum muncul, Nadia menyarankan, untuk menghubungi kontak call center yang tertera. “Cek ke aplikasi PeduliLindungi, dan kalau belum ada, kontak call center atau websitenya, ya,” katanya. 

Melalui Instagram resmi Kemenkes, @kemenkes_ri, masyarakat bisa memeriksa status dan mengunduh sertifikat vaksinasi Covid-19 melalui PeduliLindungi tersebut. 

Reporter: Reinaldi JulfirmanEditor: Wawan Akuba