Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19PEMKAB POHUWATOPERISTIWA

Lusiana: 60 Persen Siswa di Pohuwato Belajar Secara Daring 

×

Lusiana: 60 Persen Siswa di Pohuwato Belajar Secara Daring 

Sebarkan artikel ini
ilustrasi

Dulohupa.id- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Lusiana Bouty, mengungkapkan, bahwa saat ini siswa-siswi di Kabupaten Pohuwato masih melaksanakan metode pembelajaran secara daring atau belajar dari rumah.

“Pembelajaran kita masih sementara daring, dan menyesuaikan juga dengan status zona sekolah berada di zona apa, atau menyesuaikan dengan status zona di masing-masing desa,” ujar Lusiana kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Menurutnya, hal ini akibat dari kondisi pandemi covid-19 yang belum selesai. Dan memaksa keadaan pembelajaran di setiap sekolah dasar dan SMP di Pohuwato harus menerapkan pembelajaran secara daring.

“Sekarang kita sesuai zona. Zona hijau sudah buka sekolah tatap muka. Dan sebanyak 60 persen  yang masih melakukan pembelajaran secara daring. Kami juga tidak mau ambil resiko, zona merah harus tutup dengan tidak mengadakan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Makanya dari itu, Kadis pendidikan Pohuwato tersebut menginstruksikan langsung kepada sekolah-sekolah untuk menjemput bola pada penerapan pembelajaran secara daring sekarang ini. karena proses pembelajaran harus tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan anak peserta didik.

“sejumlah sekolah telah meningkatkan akses internet untuk membantu tenaga pendidik dalam pembelajaran. Kendati demikian, kendala yang dihadapi sekolah saat ini yaitu tidak semua anak peserta didik memiliki telepon seluler atau akses jaringan di wilayahnya,” terang Lusiana.

Ia juga mengakui, bahwa metode pembelajaran secara daring kurang maksimal dilakukan, mengingat tidak semua siswa-siswi punya HP dan dapat mengakses jaringan, baik jaringan seluler atau jaringan internet. 

“Bagi yang tidak punya HP dan akses jaringan, materi pelajaran bisa dijemput di sekolah. Tetap ada pembelajaran. Pemantauan dilakukan baik korwil, Puskesmas dan melibatkan dinas terkait,” lanjutnya

Menurut informasi tim satgas covid-19 Kabupaten Pohuwato, Ramon Abdjul, per tanggal 21 Agustus 2021, ada 7 kecamatan yang masuk dalam status zona merah, di antaranya: kecamatan Buntulia, kecamatan Marisa, kecamatan Duhiadaa, kecamatan Taluditi, kecamatan Randangan, kecamatan Lemito dan Popayato kecamatan Timur.

Reporter: Zulkifli Mangkau