Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Masyarakat Kecewa, Kades Bunuyo Syaratkan Kartu Vaksin untuk Bantuan Pertanian

×

Masyarakat Kecewa, Kades Bunuyo Syaratkan Kartu Vaksin untuk Bantuan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Petani sedang memantau tanaman/Hendrik Gani
Petani sedang memantau tanaman/Hendrik Gani

Dulohupa.id- Seorang petani di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Pohuwato, mengaku kecewa karena bantuan pertanian yang seharusnya ia terima, terhalang oleh syarat kartu vaksinasi Covid-19. 

Mus Motota, pria paruh baya ini kepada dulohupa.id mengungkapkan, kekecewaan terlebih ia tujukan kepada Pemerintah Desa Bunuyo. Karena dirinya yang seharusnya sudah menerima bantuan dan sudah melakukan penanaman benih Hortikultura, malah terkendala karena bantuan tidak diberikan. Selasa (27/7).

“Iya, bantuan sudah ada, tapi pas mau mengambilnya, harus ada kartu vaksin Covid-19,” ujar Mus Motota.

Kekecewaan Mus lantas dijawab oleh Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bunuyo, Dwi Priyandi Rasyid. Ia mengakui, bahwa memang ada beberapa masyarakat yang belum menerima bantuan tersebut, karena belum melakukan vaksin Covid-19. Padahal ia sendiri juga menjelaskan, bahwa di bidang pertanian memang belum ada aturan yang mengatur soal syarat tersebut. 

“Iya, sebenarnya ini dampaknya kepada masyarakat, karena yang seharusnya mereka sudah menerima bantuan Hortikultura ini dan seharusnya sudah melakukan penanaman, malah terhalang dengan adanya kebijakan yang dibuat oleh Kepala Desa Bunuyo,” tandas dia. 

Sementara Arman Mohamad, Camat Paguat saat dihubungi melalui saluran telepon mengaku, masyarakat memang tidak diwajibkan melakukan vaksin Covid-19. Pihaknya pun hanya sebatas melakukan sosialisasi untuk masyarakat mau mengikuti vaksinasi. 

“Untuk permasalah bantuan ini, kalo khusus bantuan Covid-19 memang aturannya harus melakukan vaksin Covid-19 terlebih dahulu, kalo untuk pertanian ini kami belum tahu apakah ini sudah ada aturanya di dinas terkait. Nantinya juga saya akan menghubungi Kepala Desa (Kades) setempat terkait persoalan ini,” tutup Arman Mohamad.

Reporter: Hendrik Gani