Dulohupa.id- Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie secara tegas meminta aktivis di Gorontalo tak memprovokasi masyarakat untuk menolak kebijakan PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) oleh pihaknya. Sebab kata dia, kebijakan itu untuk masyarakat juga.
“Saya minta aktivis jangan seenaknya mengeluarkan kalimat-kalimat sengaja memprovokasi masyarakat. Saya sampaikan Pak Kapolda, tolong dipanggil. Diproses Pak Kapolda, apa tujuannya,” pinta Rusli siang tadi, Senin (12/7).
Kata Rusli, bahwa saat ini pihaknya memang harus menyiapkan segala tindakan dan kebijakan untuk menghadapi risiko lonjakan kasus Covid-19. Segala kebijakan pembatasan pun kata dia harus dijalankan dan diperketat.
“Ini pandemi corona ini kita tidak bisa liat dari mana. Kita tidak tahu dari mana. Kita tidak dapat prediksi kapan dia datang,” ungkap Rusli.
Bahkan saat ini, untuk memastikan kesiapan faskes jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus, pihaknya sudah melakukan kunjungan ke rumah sakit di beberapa kabupaten di Gorontalo.
“Kemarin saya juga ke Pohuwato dan Boalemo, didampingi oleh BPBD dan staf kesehatan. Di Rumah Sakit Boalemo, (hanya) ada lebih 20 kamar yang bisa mereka siapkan untuk pasien Covid-19. Coba bayangkan, penduduknya 100 ribu lebih, zonanya zona merah, yang tersedia hanya 20 kamar,” ungkap Rusli.











