Dulohupa.id- Puluhan warga Gorontalo bersama mahasiswa berkumpul di kampus IAIN Gorontalo, untuk menyaksikan gerhana bulan total atau Super Blood Moon, Rabu malam (26/5).
Pantauan dulohupa.id, gerhana yang bisa disaksikan dengan mata telanjang itu, tampak jelas terlihat dari halaman kampus tersebut. Apalagi, ditambah dengan alat pemantau gerhana.
Gerhana yang hanya bisa disaksikan ratusan tahun sekali itu, tampaknya menarik animo masyarakat dan mahasiswa untuk menyaksikannya. Warnanya yang merah semacam darah, menambah rasa penasaran.
Kepala BMKG Gorontalo Gandamana Matondang mengatakan, gerhana bulan awal dapat disaksikan dengan mata telanjang. Masyarakat bisa menyaksikan gerhana dan mengabaikan momen langka tersebut dengan ponsel genggamnya.
“Tadi kita dari pukul 16:44 Wita kita tidak dapat gerhana bulan, nanti kita akan coba pada pukul 17:44 Wita,” ujar Gandamana kepada Dulohupa.id, Rabu (26/5).
Super Blood Moon sendiri memang dapat terlihat jelas di Gorontalo. Dari keterangan BMKG, gerhana total tersebut dapat disaksikan pada pukul 19.09 WITA.
Reporter: Yusuf Konoli











