Dulohupa.id- Kepala dinas perhubungan Provinsi Gorontalo, Muh Jamal Nganro memastikan, tidak ada penutupan perbatasan antar kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Karena penutupan perbatasan itu hanya berlaku di perbatasan antar provinsi.
“Terkait penutupan itu hanya berlaku (pada) penutupan wilayah perbatasan Provinsi Gorontalo, untuk sementara kabupaten dan kota itu seperti saat ini. Namun, jika perkembangan terkonfirmasi positif meningkat, maka bisa saja forkopimda mengambil langkah-langkah penutupan antar kabupaten dan kota,” ujar Jamal Rabu (5/5).
Kata Jamal, daerah lain ada penyekatan antar provinsi, bahkan ada penyekatan antara kabupaten dan kota. Namun di provinsi Gorontalo itu hanya penyekatan perbatasan wilayah provinsi.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kasatpol PP Provinsi Gorontalo, Marten Suleman. Katanya, di Kota Gorontalo misalnya, tidak ada penutupan jalan, tetapi hanya saja ada penyekatan jalur rekayasa lalu lintas, untuk mencegah kemacetan dan kerumunan pengendara di satu titik.
“Khusus Kota Gorontalo ini, kurang lebih satu minggu kami melaksanakan patroli bersama. Memang ada beberapa item penting yang akan menjadi alternatif, yang di evaluasi mulai dari tanggal 4-5 Mei ini, apabila terjadi peningkatan, maka yang diambil oleh polres dan jajaran akan melakukan penyekatan jalan,” ujar Marten
Ia pun menuturkan, akan melakukan penutupan jalan apabila ada tempat-tempat terjadi kerumunan masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.
“Sudah ada beberapa titik kita sudah identifikasi. Apabila jalan-jalan tersebut menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, maka kemungkinan besar jalan itu akan kita tutup untuk menghindari kerumunan masyarakat,” tutup Marten
Reporter: Yusuf Konoli











