Dulohupa.id-Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perindag UMKM) Bone Bolango, Imran Bagu memina pedagang tak memainkan harga bahan pokok di pasaran. Terlebih saat bulan ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Ia pun berkomitmen, untuk terus memantau harga di pasaran, dan terus mengeluarkan kebijakan untuk menstabilkan harga.
”Walaupun seandainya ada lonjakan harga bahan kebutuhan pokok, (kita) bersama-sama dengan Bulog dan para distributor akan melaksanakan operasi pasar untuk menstabilkan harga,” tegas Imran
Kata ia, ketersediaan bahan pokok di Bone Bolango, seperti beras, gas LPG dan cabai, untuk beberapa bulan ke depan itu masih aman. Karena itu, ia pun meminta jangan ada pelaku usaha yang mengambil keuntungan menaikan harga kebutuhan bahan pokok.
“Hingga saat ini kebutuhan bahan pokok masyarakat cukup tersedia. (Maka) pelaku usaha jangan mempermainkan harga dengan mengambil keuntungan, (apalagi) menaikkan harga-harga bahan kebutuhan pokok,” ucapnya
Lebih lanjut, pihaknya berharap, pelaku usaha maupun penjual tidak menjual semua stok cabai ke luar daerah. Hal itu untuk mengantisipasi kelangkaan cabai di dalam daerah, yang berbuntut pada meroketnya harga di pasaran.
”Kita harapkan kebutuhan masyarakat yang ada di sini, sebagai wilayah penghasil terpenuhi dulu, setelah itu bisa dibawa keluar,” pintanya
Sementara itu, harga bahan-bahan pokok di salah satu pasar, yakni di Pasar Sore Mutiara, Oluhuta Utara, Kecamatan Kabila, masih terbilang stabil dan bisa dijangkau oleh masyarakat.
Seperti yang diungkapkan oleh Teti Pasue (60), salah satu pedagang di pasar tersebut. “Iya, pernah jual (tomat) 12 ribu perkilo. Jadi, ini sudah turun, tinggal 10 ribu perkilo. Kalau rica kemarin 100 ribu perkilo. Jadi sekarang sudah turun 80 ribu perkilo. Bawang masih stabil, 32 ribu perkilo. Beras (juga) stabil, 1 liter sembilan ribu,” ungkap Teti
Penurunan harga bahan pokok juga diungkapkan oleh Olan (35). Ia mengungkapkan, karena stok sejumlah bahan pokok yang masih terbilang cukup, menyebabkan harganya kini cenderung turun.
“Rica sudah turun 85 ribu perkilo, beras per kilo 10 ribu. Wortel kentang kemarin sampai 25 ribu per kilo, kini turun 15 ribu, tomat 10 ribu per kilo dan bawang 35 ribu perkilo,” kata Olan.
“Besok poli, mo nae lagi ini, ( besok hari, akan naik lagi harganya ini),” tambahnya
Senada dengan itu, salah satu pembeli, Riko (52) pun mengungkapkan, harga bahan pokok, masih terbilang stabil dan bisa dijangkau oleh masyarakat.
“Ya, masih normal-normal lah. Artinya, (harga) yang signifikan belum ada.
(Harga) rica 80 ribu per kilo, tomat dia, 10 ribu per kilo. Harga kemarin tomat 12 ribu per kilo, sekarang sudah agak turun,” ujar Riko
Ia pun berharap, semoga ini akan bertahan selama bulan suci ramadhan.
“InsyaAllah, selama bulan suci ramadhan ini, bahan-bahan (pokok) bisa dijangkau dan bisa juga ada (terus) stoknya,” pungkasnya.
Reporter: Faisal Husuna











