Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Wali Kota Gorontalo Tekankan Lurah Bangun Komunikasi dengan Tokoh Masyarakat

×

Wali Kota Gorontalo Tekankan Lurah Bangun Komunikasi dengan Tokoh Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat mengahadiri rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Foto/Diskominfo

Gorontalo – Peran lurah sangatlah penting dalam dunia pemerintahan, diantaranya sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang berlangsung di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Rabu (17/6/2026).

Wali Kota Adhan mengingatkan seluruh lurah agar aktif membangun komunikasi dan kerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat di wilayah masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah kelurahan dengan berbagai elemen masyarakat.

“Lurah harus sering turun dan menemui tokoh-tokoh masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dan libatkan mereka dalam pelaksanaan program pemerintahan. Dengan begitu, berbagai persoalan di masyarakat dapat diselesaikan lebih cepat dan tepat,” ujar Wali Kota Adhan.

Selain memperkuat kemitraan dengan masyarakat, Wali Kota Adhan juga memberi perhatian serius terhadap kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan. Ia meminta seluruh aparatur kelurahan untuk memastikan pelayanan kepada warga tetap berjalan setiap saat dan tidak membiarkan kantor dalam keadaan kosong.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan mengenai salah satu kantor kelurahan di Kecamatan Kota Tengah yang sempat tidak memberikan pelayanan karena seluruh petugas sedang beristirahat.

Kondisi itu, kata Wali Kota Adhan, tidak boleh terulang karena masyarakat datang ke kantor kelurahan untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

“Alasan mereka istirahat. Kalau istirahat bisa gantian. Jangan sampai kantor kosong. Ingat, kelurahan adalah ujung tombak pemerintahan. Kelurahan juga menjadi pintu masuk kritik terhadap kerja pemerintah,” tegasnya.

Menurut Wali Kota Adhan, citra pemerintah daerah banyak ditentukan oleh kualitas pelayanan yang diberikan di tingkat kelurahan.

Untuk itu, aparatur kelurahan harus menunjukkan disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan melayani masyarakat kapan pun diperlukan.

Ia menambahkan, pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sebaliknya, pelayanan yang lambat atau tidak tersedia dapat menimbulkan keluhan yang berpengaruh terhadap penilaian publik terhadap kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan.

Rakorev tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan jajaran kecamatan dan kelurahan dalam menjalankan program pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan.

Melalui kegiatan itu, berbagai capaian, kendala, dan langkah strategis ke depan dibahas guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Kota Gorontalo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta seluruh lurah se-Kota Gorontalo.

Dalam kesempatan itu, seluruh pejabat diharapkan semakin memperkuat sinergi untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, efektif, dan dekat dengan masyarakat.