Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PERISTIWA

Wakapolda Gorontalo Cek Stabilitas Daerah di Kabupaten Pohuwato

×

Wakapolda Gorontalo Cek Stabilitas Daerah di Kabupaten Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Wakpolda Gorontalo, Brigjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi. Foto: By Google search image

Dulohupa.id – Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol Pudji Pratesijanto Hadi kunjungi Polres Pohuwato untuk mengecek stabilitas daerah, pada Sabtu (8/1/2022).

Kapolres Pohuwato, AKBP Joko Sulistiono mengatakan, kunjungan Wakapolda Gorontalo ke Kabupaten Pohuwato itu mengecek stabilitas daerah terkait investasi bodong yang akhir-akhir ini menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat.

“Kunjungan Wakapolda Gorontalo di Polres Pohuwato untuk memonitoring perkembangan situasi yang ada di Kabupaten Pohuwato dalam menjaga stabilitas daerah,” ujar Joko Sulistiyono

Apalagi menurutnya semenjak owner FX Family yang berinisial AY alias Rinto dan istrinya berinisial SB sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo belum lama ini.

Dalam kunjungan tersebut Wakapolda Gorontalo langsung melakukan rapat tertutup bersama sejumlah tokoh-tokoh yang ada di Pohuwato. Baik dari anggota DPRD Pohuwato, tokoh agama, dan tokoh Masyarakat di Pohuwato, bertempat di ruang Tribrata Polres Pohuwato.

Joko Sulistiyono juga menyebut untuk kasus investasi bodong itu saat ini sedang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo.

“Untuk penanganan kasus tersebut sudah ditangani oleh (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo, dan sekarang ini masih dalam tahapan penyelidikan,” terang Joko

Oleh karena itu, ia berharap kepada masyarakat yang merasa dirugikan agar melapor pada pihak kepolisian. Ia mengaku Polres Pohuwato terbuka lebar untuk menerima laporan korban investasi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Pohuwato untuk menjaga stabilitas daerah, jangan melakukan kontra politik. Ketika merasa dirugikan silakan melapor,” imbuhnya.

Terinformasi juga Polda Gorontalo sudah menurunkan tim Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk mengamankan stabilitas daerah yang semakin memanas, sebab korban investasi menunggu janji dari owner bahwa yang mana pada bulan Januari ini akan mengembalikan modal para member.

Reporter: Hendrik Gani