Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALO

Tradisi Walima, Warga Bulotada’a Timur Siapkan Tolangga Berbentuk Perahu

×

Tradisi Walima, Warga Bulotada’a Timur Siapkan Tolangga Berbentuk Perahu

Sebarkan artikel ini
Tolangga
Karya seni Tolangga berbentuk perahu berukuran besar yang dibuat warga dan rema muda Kelurahan Bulotada'a Timur, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad 1445 Hijriah. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Menjelang perayaan hari Maulid Nabi Muhammad 1445 Hijriah pada Kamis, 28 September 2023, warga Kelurahan Bulotada’a Timur, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo membuat karya seni Tolangga berbentuk perahu berukuran besar.

Karya seni Tolangga ini disiapkan dalam tradisi Walima yang akan digelar Kamis besok di Masjid Turobunnuur Siapatana. Tolangga sendiri merupakan keranda yang akan diisi berbagai makanan tradisional dan kemudian akan dibawa ke masjid.

Dari pantauan Dulohupa, warga dan Rema Muda antusias bergotong royong membuat Tolangga secara berbeda dari Tolangga pada umumnya yang hanya berbentuk kubah.

“Persiapan sudah sejak 5 hari lalu untuk pembuatan Tolangga perahu, dan mulai sore nanti sampai malam itu kami dari panitia dan Rema Muda masjid akan mengisinya dengan kue tradisional seperti Kolombengi, Sukade, Snack dan juga minuman susu kotak untuk anak-anak,” Ujar

Ketua Panitia Kegiatan, Bagas Setiawan, Rabu (27/09/2023).
Bagas Setiawan mengungkapkan bahwa pembuatan Tolangga berbentuk perahu merupakan kesepakatan antara masyarakat, panitia dan Rema Muda Masjid.

Menurutnya, Tolangga dengan bentuk perahu lebih memiliki nilai seni dibandingkan dengan Tolangga pada umumnya yang hanya berbentuk kotak tanpa mengurangi nilai-nilai religius.

Lebih lanjut, Bagas mengatakan bahwa Tolangga perahu dibuat dengan panjang 8 meter, tinggi 2 meter dan lebar 1,5 meter. Bahkan Tolangga tersebut diketahui menjadi yang pertama di Gorontalo. Proses pembuatan Tolangga tersebut tidak lepas dari antusias masyarakat setempat dalam menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad 1445 Hijriah.

“Setelah masyarakat tahu kita buat Tolangga perahu skala besar, setiap rumah tangga itu akhirnya memberi bantuan berupa snack dan juga kue tradisional yang akan kita isi di Tolangga itu. Jadi bantuan kue tradisional dari masyarakat itu ada sekitar 2000 biji,” Jelas Bagas.

Lebih lanjut, Bagas mengungkapkan bahwa Tolangga perahu tersebut kemudian akan diarak menuju Masjid Turobunnuur Siapatana dengan ditarik oleh Rema Muda bersama masyarakat pada saat perayaan Maulid Nabi Muhammad esok hari.

Reporter: Kris