Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Terjebak Gelombang Tinggi, Nelayan Botutonuo Dievakuasi Basarnas

84
×

Terjebak Gelombang Tinggi, Nelayan Botutonuo Dievakuasi Basarnas

Sebarkan artikel ini
Gelombang Tinggi
Kondisi perairan laut Gorontalo tepatnya di Desa Botubarani, Kota Gorontalo, Jumat (18/12) (F. Istimewa)

Dulohupa.id– Gelombang tinggi yang terjadi di perairan laut Gorontalo kembali nyaris memakan korban. Satu orang nelayan Botutonuo terjebak gelombang tinggi di dekat Objek Wisata Hiu Paus selama lima jam. Beruntung korban berhasil selamat, setelah warga skeitar melaporkan peristiwa ini kepada Basarnas Gorontalo.

Peristiwa nahas ini terjadi Jumat (18/12) sore. Saat itu Haris Doe Alias Ka Pulu (Korban) tengah berusaha menyelamatkan perahu miliknya yang putus dan terbawa arus akibat gelombak ombak. Menggunakan perahu lainnya, Ka Pulu berusaha mengejar perahu miliknya. Peristiwa menegangkan itupun di mulai, Ka Pulu akhirnya malah terjebak di antara gelombang laut yang tingginya mencapai 3-4 meter.

Warga yang berada di tepi pantaipun langsung panik. Karena khawatir dengan kondisi Ka Pulu yang hanya bisa terombang-ambing di tengah lautan, tanpa harus bisa berbuat apa-apa.

Kepala Desa Botubarani, Irwan Lakoro langsung bertindak cepat dan menghubungi pihak Basarnas. Tak lama kemudian tim penyelemat dari Basarnas Gorontalo langsung datang ke lokasi kejadian, untuk menyelamatkan Ka Pulu.

“Tadi Korban langsung di evakuasi ke wilayah pelabuhan, karena tinggi ombak di bagian pelabuhan tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut Irwan juga mengungkapkan, akibat gelombang tinggi, sedikitnya 15 perahu milik warga mengalami kerusakan karena di hantam ombak.

“Kami berharap, peristiwa ini tidak lagi terulang dan tidak sampai memakan korban jiwa,” tandasnya.

 

Reporter: Yusuf Konoli