Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Tercatat di Gorontalo ODP Covid-19 Naik Jadi 174 dan PDP 12

Dulohupa.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo mencatat, Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat menjadi 174 orang, naik jika dibandingkan dengan 2 hari sebelumnya sebanyak 83 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga tercatat naik menjadi 12 orang.

Meski demikian, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menegaskan, Provinsi Gorontalo masih zero kasus untuk virus corona.

“Ini data per tanggal 21 Maret 2020 pukul 12.00 Wita. Dari ODP 174 orang, 66 sudah selesai diperiksa. Sisanya 108 sedang dalam pemeriksaan. Sedangkan PDP 12 orang itu, satu diantaranya sudah selesai diperiksa dengan hasil pemeriksaan spesimen negatif Covid-19,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, Sabtu (21/3/2020).

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo itu juga menyatakan, pihaknya akan terus meng-update data-data tersebut dari kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.

“Kita berharap dan berdoa, tidak ada yang benar-benar dinyatakan positif,” tambah Darda.

Ditambahkan Darda, Pemerintah Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan kabupaten/kota dan semua pemangku kepentingan daerah telah melakukan berbagai upaya-upaya pencegahan.

Diawali dengan upaya sosialisasi dan edukasi tentang bahaya dan pencegahan virus corona melalui berbagai saluran informasi.

“Hal lain dengan memperketat pintu masuk ke Gorontalo baik darat, laut dan udara. Di bandara sudah dipasang tempat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh, begitu juga di pelabuhan. Pasien yang sakit dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” sambung dia.

Perkantoran dan layanan publik di Gorontalo pun sebagian besar sudah menyediakan tempat cuci tangan dan deteksi suhu tubuh.

Termasuk untuk SMK yang pekan ini sudah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tetap dilaksanakan dengan mengikuti protokol standar kesehatan.

Pun Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah dan terus melaksanakan “Gorontalo Bergerak Cegah Corona”. Gerakan ini untuk mengajak dan melaksanakan tindakan antisipatif berupa bersih-bersih rumah, tempat ibadah, perkantoran dan fasilitas publik lainnya.(Adv/Rls)