Dulohupa.id– Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang diperoleh Kota Gorontalo dari Kementerian PUPR, diminta harus bisa berkelanjutan, sebab program tersebut tidak hanya membantu masyarakat dalam kebersihan lingkungan, tapi juga dalam hal pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi. Hal itu, diungkapkan oleh Ketua RT Kelurahan Dembe II, Kota Gorontalo, Bambang Sudiyono, Selasa (25/5).
“Pertama masyarakat merasa bersyukur, telah terbantu perekonomian mereka, kedua masalah kebersihan, terbantu juga masalah kebersihan. Kalau bisa ini berkelanjutan, biar bagus,” pintanya
Ia menjelaskan, dengan adanya program tersebut, kurang lebih sepanjang 1000 Meter drainase di Jl. Profesor DR. H. Aloei Saboe di wilayah itu, akhirnya bisa dibersihkan setelah puluhan tahun terendap sedimen. Katanya, sedimen tersebut sudah mencapai 50 cm bahkan sampai 70 cm.
“Ini sedimen ini, mungkin sudah puluhan tahun nanti ini di angkat, (sebab) kedalamannya itu ada yang 50 cm bahkan sampai 70 cm,” ucapnya
Karena itu, ia pun mengapresiasi program tersebut. Sebab menurutnya, sangat membantu masyarakat. Katanya, dengan begitu bau busuk yang berasal dari drainase tersebut akan hilang, karena sedimennya diangkat sampai dasar.
“(Programnya) bagus, kalau bisa saya kasih dua jempol ini. Bagi kita masyarakat merasa bersyukur, mengapresiasi, ini program ini,” tandasnya
Sementara itu, sebanyak 12 titik drainase yang akan dibersihkan di wilayah tersebut. Saat ini sudah ada 7 titik yang telah dibersihkan.
Reporter: Faisal Husuna











