Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Seorang Warga PDP Covid-19 Di Kota Gorontalo Meninggal Dunia

Dulohupa.id – Proses pemakaman jenazah Pasien PDP Covid-19 yang meninggal dunia di Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo menggunakan SOP penanganan jenazah pasien Covid-19. Terlihat  petugas yang melakukan pemakaman, menggunakan Alat Pelindung Diri dan dikawal ketat Polisi.

Dikonfirmasi melalui Call Center GTPP Covid-19 Provinsi Gorontalo, Junaidin membenarkan informasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Tamalate Kota Gorontalo meninggal dunia.

Pasien PDP Covid-19 itu, kata Junaidin, Negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test, namun hasil Swab Test masih menunggu dari Laboratorium di Makassar.

“Ya, benar pak. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Tamalate meninggal dunia sore tadi. PDP yang berjenis kelamin Laki-Laki diperkirakan telah berusia lanjut. Almarhum adalah PDP Negatif,” kata Junaidin singkat melalui saluran telepon.

Diketahui, pasien PDP tersebut bernama FH, warga kecamatan Tamalate, kota Gorontalo. Diduga FH merupakan tetangga dari pasien Positif Corona kasus 01 dari klaster Jamaah Ijtima Gowa.

FH dinyatakan meninggal dunia dengan riwayat penyakit Diabetes yang telah lama dideritanya. FH dirujuk ke RS Aloei Saboe pada Sabtu pagi, dan meninggal dunia pada sore harinya, Sabtu (18/04/20).

Meskipun menggunakan SOP Jenazah pasien Covid-19 FH dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum yang berlokasi di kelurahan Tamalate, kecamatan Kota Timur, kota Gorontalo pada sekitar pukul 10 malam.

Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Gorontalo, Sumarwoto menyampaikan, informasi pasien PDP yang meninggal dunia berusia 57 Tahun. FH meninggalkan seorang istri, 3 orang anak dan 4 orang Cucu.

“Sesuai hasil klarifikasi saya dengan BPBD Kota, yang meninggal nama FH, Umur 57 tahun, istri TM, Anak 3 orang, cucu ada 4 orang, alamat kelurahan Tamalate,”tutup Sumarwoto. (Ikbal)