Dulohupa.id-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pohuwato menggelar pelatihan mitigasi bencana kepada relawan di 13 kecamatan di Pohuwato. Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa, (15/6) itu, melatih tiga orang di masing-masing kecamatan tersebut.
Ramon Abdjul, Kepala BPBD Pohuwato mengungkapkan, bahwa pelatihan itu sendiri sebagai penguatan kapasitas masyarakat. Minimal, ketika terjadi bencana, masyarakat atau relawan inilah yang akan menangani. Selain itu, dimaksudkan juga para relawan ini sudah bisa melaporkan kejadian bencana dengan detail.
“Kami akan melaksanakan satu kegiatan simulasi penanganan bencana yaitu evakuasi penyelamatan korban tenggelam di laut, akan tetapi seluruh materi tentang penanggulangan bencana semua akan diberikan,” ujar Rahman Abdul selaku ketua BPBD Kabupaten Pohuwato.
Dalam wawancara Dulohupa.id Rahman menjelaskan bahwa Pohuwato adalah salah satu kabupaten yang rawan bencana, bahkan diperkirakan megathrust sekarang ini Pohuwato adalah jalur yang dilalui.
“Pohuwato ini kan termasuk daerah rawan bencana, semua bencana itu ada di sini, seperti banjir, longsor, kebakaran, bisa-bisa juga tsunami, bahkan megathrust,” ungkap Ramon.
Ia pun mengungkapkan, untuk pemerintah setempat dapat memperhatikan armada dan sarpras penunjang penanggulangan bencana. Sebab, sejauh ini kondisi kedua hal tersebut masih jauh dari harapan.
“Idealnya sebagai komandan penanganan bencana itu harus ada kapal, kemudian semua mobil kita juga sudah tua-tua, bahkan sering keluar masuk bengkel,” tutup Ramon.
Reporter: Hendrik Gani











