Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOWISATA

Pengunjung Pentadio Resort Protes, Tiket Masuk Mahal tapi Fasilitas Tak Memadai

1103
×

Pengunjung Pentadio Resort Protes, Tiket Masuk Mahal tapi Fasilitas Tak Memadai

Sebarkan artikel ini
Tiket Pentadio Resort
Pintu masuk tempat wisata pemandian Pentadio Resort, foto/Herman Abdullah

Dulohupa.id – Sejumlah pengunjung tempat wisata pemandian Pentadio Resort, Kabupaten Gorontalo memprotes harga tiket masuk terbilang mahal dan tidak didukung fasilitas yang memadai.

Salah satu pengunjung, Iman Makruf mengaku kaget dengan harga tiket masuk mencapai Rp 27.000 per orangnya. Ia menerima 3 tiket masing-masing tiket masuk, tiket parkir dan tiket mandi.

“Sampai di lokasi ternyata banyak fasilitas yang tidak memadai dan terbengkalai. Seperti gajebo, tempat bermain anak, kamar mandi, WC dan masih banyak lagi,” kata Iman.

Ia juga mengeluhkan tempat parkir ternyata hanyala parkir umum, bukan parkir khusus Pentadio Resort.

“Ini juga sudah kami pertanyakan ke pihak penjaga parkir. Kata petugas loket, ini sudah dikasih (aturan) dari Dinas,” ujar Iman Makruf kepada awak media, , Selasa, (9/1/2024).

Fasilitas Pentadio
kondisi Kamar Mandi/WC di lokasi wisata Pentadi Resort. Foto/Herman
Pentadio Fasilitas
Kondisi wahana bermain anak terbengkalai di lokasi wisata Pentadio Resort. Foto/Herman

Lebih lanjut Iman tidak mempermasalahkan harga tiket mahal di Pentadio Resort, asal  fasilitasnya juga memadai atau dalam hal ini bisa menunjang dengan harga tiket masuk.

“Tidak jadi masalah itu, asal fasilitasnya memadai. Tapi nyatanya tidak sesuai,” sambung dia.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo, Rita Idrus saat dikonfirmasi mengenai hal itu mengatakan, terkait dengan biaya parkir itu sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Biaya parkir itu sudah diatur dalam Perda. Kemudian, untuk kebersihannya itu setiap dua minggu dibersihkan. Biayanya perawatan kolam itu sampai Rp2 juta lebih. Itu hanya kolam saja,” kata Rita Idrus.

Menyangkut fasilitas yang ada, kata Rita Idrus, semua fasilitasnya berfungsi seperti tempat pemandian sauna, kamar mandi dan sebagainya.

“Itu tempat sauna, Memang keluhannya itu lampu dan memang tidak diberi lampu di tempat sauna. Karena yang dijaga akan mengembun dan menghantarkan listrik dan akan membahayakan pengunjung,” ungkap Rita.

“Jadi kalau kotor kolam, fasilitas kamar mandi tidak berfungsi dan lain lain itu tidak benar dan untuk biaya parkir seperti saya sampaikan itu diatur dalam Perda,” terang Kepala Dinas, Rita Idrus.

Reporter: Herman Abdullah
banner