Dulohupa.id– Pemerintah Kabupaten Gorontalo hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, terkait pengadaan vaksin virus Covid-19. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Gorontalo sudah menyiapkan anggaran khusus yang nantinya akan membiayai pengadaan vaksin bagi warga Kabupaten Gorontalo.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir mengungkapkan, Hingga kini belum ada Juknis dari pemerintah pusat, tentang sumber anggaran pengadaan vaksin. Olehnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo sendiri belum berani menetapkan jumlah anggaran yang akan di gunakan nanti.
“Kita masih menunggu juknis dari pemerintah pusat. Karena terakhir statemennya presiden ini gratis untuk semua, dan ditanggung oleh negara. Pertimbangannya, karena presiden sudah mendengar masukan dari berbagai pihak.” Ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir kepada Dulohupa.id, Kamis (24/12).
“Tapi, apakah anggaran itu semua di tanggung oleh negara ataukah sebagian di bebankan kepada pemerintah daerah, ini juknisnya belum ada, surat edarannya belum ada,” tambahnya.
Namun demikian, Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo telah siap untuk menggeser sejumlah anggaran. Hal ini untuk menjaga jika nanti sebagian dana pengadaan vaksin Covid-19 menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah sudah mengantisipasi itu. Kemarin ada rencana dari Badan Keuangan untuk menggeser sejumlah anggaran dalam pengadaan vaksin. Tapi sekali lagi, itu anggaran hanya kita siapkan saja sambil menunggu juknis dari sana,” jelas Roni.
Sementara itu, Terkait jumlah total vaksin untuk wilayah Kabupaten Gorontalo sendiri, Hingga kini menurut Sampir belum jelas. Hanya saja secara nasional, jumlahnya mencapai, 1,2 juta.
“Kita juga belum mendapatkan infomasi mulai kapan vaksinasi ini dilakukan. Kita masih menunggu juga vaksin ini selesai pengujian di Balai POM,” pungkasnya.
Reporter: Fandiyanto Pou












